Ada Apa dengan Amerika Serikat dan Venezuela?
Ketegangan Amerika Serikat dan Venezuela memanas usai operasi militer AS yang menangkap Nicolas Maduro serta memicu isu narkoba, migrasi, dan minyak.
Hubungan Amerika Serikat dan Venezuela kembali memanas setelah AS menjalankan operasi militer pada awal Januari 2026. Operasi tersebut berakhir pada penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro hingga menimbulkan berbagai spekulasi terkait motif keamanan, politik, dan kepentingan ekonomi global.
Baca juga: Bentrokan di Perbatasan Thailand dan Kamboja Kembali Memanas
Serangan AS ke Venezuela
Amerika Serikat di bawah kendali Presiden Donald Trump meluncurkan operasi militer bernama Operation Absolute Resolve pada Sabtu, 3 Januari 2026. Mengutip dari tirto.id, langkah tersebut merupakan respons atas ancaman serius terhadap keamanan nasional Amerika Serikat.
Penyebab utama serangan ini berkenaan dengan tuduhan narkoterorisme. Pemerintah AS menuding kelompok Cartel de los Soles dan Tren de Aragua sebagai organisasi teroris asing yang terlibat dalam penyelundupan narkoba berskala besar ke kawasan Amerika.
Selain itu, krisis migran Venezuela turut menjadi faktor utama. Donald Trump menuduh pemerintahan Nicolas Maduro sengaja memanfaatkan arus migrasi untuk mengendurkan keamanan perbatasan AS dengan membiarkan narapidana dan anggota geng kriminal ikut menyelinap ke jalur migran.
Kondisi Terkini Nicolas Maduro
Setelah operasi militer berlangsung, Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, langsung diterbangkan ke Amerika Serikat. Dilaporkan keduanya mendarat di pangkalan militer dekat New York dengan status sebagai tahanan federal berpengamanan ketat.
Pada Minggu, 4 Januari 2026, BBC melaporkan Maduro telah ditempatkan di Metropolitan Detention Center Brooklyn. Penjara ini dikenal sebagai fasilitas federal berkeamanan tinggi yang sering kali menahan tersangka terorisme dan kartel narkoba internasional.
Jaksa Agung AS Pam Bondi menyebutkan bahwa Maduro dan Cilia Flores didakwa atas konspirasi narkoterorisme, import kokain, serta kepemilikan senjata dan bahan peledak. Sidang perdana diagendakan berlangsung dalam waktu dekat di pengadilan federal Manhattan.
Baca juga: Serangan Israel ke Qatar: Doha Jadi Sasaran Militer
Nah Warginet, konflik Amerika Serikat dan Venezuela memperlihatkan kuatnya keterkaitan isu keamanan, migrasi, dan sumber daya minyak dalam geopolitik global. Saat ini perkembangan kasus Nicolas Maduro menjadi sorotan dunia karena berpotensi memengaruhi stabilitas kawasan dan hubungan internasional ke depan.
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.