Kebun Edukasi Eptilu Jadi Inspirasi Petani Modern di Garut
Kebun Edukasi Eptilu di Garut menjadi contoh pertanian modern berbasis teknologi dengan produktivitas cabai meningkat serta panen rutin setiap pekannya.
Kebun Edukasi Eptilu yang berada di Desa Mekarsari, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, berkembang menjadi contoh pertanian modern berbasis hortikultura di Indonesia. Penerapan teknologi yang tepat membuat produktivitas cabai meningkat hingga mampu panen rutin setiap pekannya.
Baca juga: Ini Alasan Kenapa Sebagian Besar Daerah Garut Jadi Kawasan Pertanian yang Subur Tanahnya
Konsep Kebun Eptilu
Melansir dari kabarbaik.co, Kebun Edukasi Eptilu didesain sebagai ruang pembelajaran bagi petani dan masyarakat umum yang ingin mendalami pertanian modern berbasis teknologi. Kawasan tersebut menerapkan dua sistem budidaya sekaligus, yakni metode alami dan juga metode berbasis teknologi.
Riza Fahreza, selaku owner Kebun Edukasi Eptilu menerangkan bahwa penerapan dua sistem ini bertujuan memperlihatkan perbedaan hasil dan pertumbuhan tanaman secara langsung. Sistem alami memiliki masa tanam sekitar delapan bulan, sementara metode teknologi memperpanjang usia produksi hingga beberapa tahun.
Teknologi Dongkrak Produksi
Dalam penerapannya, Kebun Edukasi Eptilu menggunakan greenhouse berkapasitas sekitar 4.000 tanaman yang didukung oleh sistem irigasi digital. Penyiraman dikontrol lewat aplikasi ponsel sehingga kebutuhan air dan nutrisi tanaman dapat diatur lebih presisi dan juga efisien.
Hasilnya terlihat pada pertumbuhan cabai yang lebih tinggi hingga lebih dari 1,5 meter dengan daun lebar berwarna hijau segar. Setelah tiga bulan masa tanam awal, panen dapat dilakukan secara rutin setiap pekannya dengan hasil yang mencapai lebih dari satu ton untuk sekali panen.
Ekspansi dan Pasar Luas
Sejak awal berdiri pada tahun 2019, Kebun Edukasi Eptilu berkembang dari lahan yang mulanya lima hektare menjadi sekitar 75 hektare dengan dukungan berbagai pihak termasuk Bank Indonesia sejak 2022. Peningkatan skala tersebut mendorong stabilitas produksi hortikultura secara berkelanjutan.
Produksi tomat, cabai dhingga an komoditas lainnya tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar, tetapi juga dipasarkan hingga ke DKI Jakarta dan juga Banten. Kebun Edukasi Eptilu turut meningkatkan produk olahan guna meningkatkan nilai tambah hasil panen dari hulu hingga hilir.
Jadi Warginet, Kebun Edukasi Eptilu menunjukkan bahwa kolaborasi teknologi dan edukasi mampu menghadirkan pertanian modern yang produktif dan berkesinambungan. Inovasi yang diaplikasikan menjadi kebanggaan bagi Garut sekaligus inspirasi dalam pengembangan sektor hortikultura di berbagai daerah.
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.