Alasan Mudah Ngantuk saat Puasa, Ternyata Bukan Karena Nasi
Mudah ngantuk saat puasa di bulan Ramadan ternyata bukan karena makan nasi saat sahur, melainkan kurangnya tidur, kadar gula turun, hingga kurang cairan.
Rasa ngantuk saat menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan sering kali dirasakan banyak orang, terutama ketika tetap harus beraktivitas sejak pagi hari. Kondisi ini ternyata bukan diakibatkan oleh konsumsi nasi saat sahur seperti anggapan yang beredar.
Baca juga: Tidur Setelah Sahur, Bolehkah atau Berisiko bagi Kesehatan
Kurang Tidur Jadi Penyebab Utama
Dokter spesialis gizi, Gaga Irawan Nugraha, menjelaskan bahwa mudah mengantuk saat puasa lebih disebabkan tubuh yang kurang bugar. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak berhubungan dengan terlalu banyaknya makan nasi saat sahur.
Selama Ramadan, waktu tidur berubah karena harus bangun sekitar pukul 03.00 hingga 04.00 WIB untuk sahur dan dilanjutkan dengan salat Subuh. Banyak orang kemudian langsung bekerja atau sekolah tanpa sempat beristirahat kembali sehingga tubuh terasa lelah dan mengantuk.
Penurunan Gula Darah dan Kurang Cairan
Selain kurangnya tidur, asupan makanan yang lebih sedikit saat puasa turut memengaruhi kondisi tubuh. Spesialis saraf, Dina Meliana, menyebut bahwa penurunan kadar gula darah dapat membuat otak sulit berkonsentrasi serta tubuh terasa lemah.
Kurangnya cairan saat sahur juga dapat menimbulkan dehidrasi yang berpengaruh pada energi tubuh. Kondisi tersebut membuat seseorang lebih mudah ngantuk saat puasa meskipun aktivitas tetap berjalan seperti biasa.
Baca juga: Kenapa Disebut Ramadan? Ini Penjelasan dan Maknanya
Nah Warginet, mudah mengantuk saat puasa merupakan kondisi yang dapat dipahami ketika pola tidur dan asupan berubah selama Ramadan. Mengatur waktu istirahat serta memenuhi kebutuhan nutrisi dan cairan dapat membantu menjaga kebugaran.
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.