Beranda Atasi Jalur Mudik Garut, Dedi Mulyadi Beri Rp1,4 Juta untuk Delman dan Becak 
ADVERTISEMENT

Atasi Jalur Mudik Garut, Dedi Mulyadi Beri Rp1,4 Juta untuk Delman dan Becak 

4 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Atasi Jalur Mudik Garut, Dedi Mulyadi Beri Rp1,4 Juta untuk Delman dan Becak , Source: Humas Polres Garut

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi memberi kompensasi Rp1,4 juta kepada kusir delman dan tukang becak di Garut untuk mengurangi kemacetan jalur mudik Lebaran.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, upaya atasi kemacetan saat mudik Lebaran 2026 dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) dengan memberikan kompensasi kepada kusir delman dan tukang becak di Garut. Program ini disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Sabtu, (14/3/2026).

Baca juga: Puncak Arus Mudik 2026 Diprediksi H-3 Lebaran, Garut Jadi Tujuan Utama

Berdasarkan hasil rilis Humas Polres Garut, kebijakan tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang kerap terjadi di jalur mudik serta kawasan wisata selama libur Idulfitri. Para pengemudi transportasi tradisional diminta tidak beroperasi sementara selama satu minggu.

Selama masa tersebut, para kusir delman dan tukang becak diminta berhenti beroperasi baik sebelum maupun setelah Hari Raya Idulfitri. Sebagai pengganti penghasilan yang hilang, Pemprov Jabar memberikan kompensasi berupa uang saku.

Di Kabupaten Garut tercatat sebanyak 483 orang dari 12 kecamatan menerima bantuan tersebut. Rinciannya terdiri dari 477 kusir delman dan 6 tukang becak yang masing-masing mendapatkan kompensasi sebesar Rp1,4 Juta per orangnya.

Program ini merupakan bagian dari langkah Pemprov Jabar untuk mengurangi potensi kemacetan di jalur utama mudik serta kawasan wisata selama periode Lebaran. Kebijakan tersebut juga memberi kesempatan kepada para pengemudi transportasi tradisional untuk beristirahat.

Selain itu, para kusir delman dan tukang becak juga dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk merayakan Lebaran Idul Fitri bersama keluarga. Dengan demikian, kebijakan tersebut diharapkan tidak hanya membantu kelancaran arus mudik, tetapi juga memberikan manfaat bagi para pekerja informal.

Secara keseluruhan, Pemprov Jabar menyiapkan anggaran hingga Rp6,9 miliar untuk program kompensasi tersebut. Dana ini diperuntukkan bagi para pengemudi angkutan tradisional di jalur utama mudik dan wisata yang ada di berbagai wilayah Jawa Barat.

Baca juga: Garut Pimpin Daftar Tujuan Favorit Arus Mudik 2026 di Jawa Barat

Nah Warginet, kebijakan kompensasi ini diharapkan mampu membantu mengurangi kemacetan di jalur mudik sekaligus memberikan dukungan bagi para kusir delman dan tukang becak di Garut selama masa libur Lebaran.

ADVERTISEMENT

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.