Buat Geger! Macan Tutul Masuk Pemukiman di Bandung, Begini Fakta yang Terjadi
Baru-baru ini warga Pacet kabupaten Bandung dibuat geger dengan masuk nya Macan Tutul ke pemukiman warga, sampai memberontak menyerang warga.
Kejadian tersebut terjadi pada Kamis, 5 Februari 2026. Namun saat ini, Macan tutul tersebut mendapatkan penanganan rehabilitasi intensif di Taman Satwa Cikembulan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Terdapat fakta yang sebenarnya terjadi dibalik masuknya Macan Tutul ke pemukiman warga Bandung.
Baca juga: Sat Res Narkoba Polres Garut Sita Miras Saat Razia di Samarang
1. Macan Tutul Sampai Menyerang Warga Pacet Bandung
Berdasarkan data dari detikjabar, macan tutul tersebut memasuki area padat penduduk. Salah satu warga menyebutkan bahwa ada yang sempat mencoba menangkap namun justru langsung diterkam oleh hewan tersebut.
"Iya ada dua warga sempat terluka, luka ringan dan sudah dibawa ke puskesmas," ungkap Apen salah satu warga disana, dikutp dari detikjabar.
2. Jalani Rehabilitas di Cikembulan Garut
BBKSDA menangkap macan tutul tersebut dan dititpkan di Taman Satwa Cikembulan Garut untuk jalani rehabilitasi satwa liar. Saat ini masih terus dalam pantauan dan sedang menjalani observasi.
3. Kondisi Macan Tutul yang Kurang Baik
Saat tiba di Cikembulan Garut, kondisi macan tutul tersebut sudah tidak baik-baik saja. Ada kondisi stres dan luka, juga gigi taring patah pada macan tutul tersebut.
Baca juga: Heboh Isu Penculikan Anak di Cilawu, Ternyata Hanya Alibi karena Takut Ketahuan Bolos
4. Pulihkan Kondisi dan Pertahankan Sifat Liat
Tujuan utama dari proses rehabilitasi ini adalah menyelamatkan satwa tersebut agar bisa terus hidup dan tetap memiliki sifat aslinya sebagai satwa liar. Saat ini dokter hewan memastikan macan tutul tersebut bisa kembali sehat fisik dan mentalnya.
5. Taman Satwa Cikembulan Garut sudah Berpengalaman
Sebelumnya Taman Satwa Cikembulan Garut pernah melakukan penyelamatan satwa liat termasuk macan tutul dan mengurusnya agar bisa bertahan hidup. Yang sebelumnya terdapat dua macan yang diamankan dari Gunung Syawal (2009) dan Cikuray (2010), yang sampai saat ini kondisinya hidup dan sehat di Taman Satwa Cikembulan.
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.