Beranda Mengenal Lebih Dalam Peta Ciela yang Masih Disimpan Turun Temurun di Garut
ADVERTISEMENT

Mengenal Lebih Dalam Peta Ciela yang Masih Disimpan Turun Temurun di Garut

3 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Mengenal Lebih Dalam Peta Ciela yang Masih Disimpan Turun Temurun di Garut (Source:validnews)

Peta Ciela adalah peta kuno misterius yang diyakini dibuat oleh masyarakat Sunda/Bumiputra pada abad ke-16 (sekitar tahun 1560). 

Peta Ciela ini menggambarkan wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, hingga Cilacap dengan simbol gunung, bukit, danau, dan rawa, serta memiliki keunikan arah mata angin terbalik (selatan di atas). 

Zaman dulu para pelaut Eropa bisa sampai ke Nusantara tentu dengan bantuan peta. Bukan hanya Eropa,  juga sudah mengenal peta. Salah satu peninggalannya adalah peta Ciela.

Peta Ciela ini dikabarkan ditemukan di Garut yang disimpan secara baik-baik, dirawat, dan dijaga oleh warga dan desa secara turun temurun. Penyebutan Peta Ciela ini tak lepas dari lokasi tempat benda tersebut ditemukan dan disimpan, yaitu Desa Ciela.

Baca juga: Lukisan Gua di Sulawesi Perkuat Jejak Migrasi Manusia Modern

Saat ini peta Ciela sudah ditetapkan sebagai warisan Cagar Budaya oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Garut sejak 2021. Dikutip dari masalewathome, penelitian Peta Ciela untuk penetapan Cagar Budaya ini dilakukan oleh seorang Pemerhati Budaya, Nunus Supardi.

Ia juga menelusuri arsip sejarah dari masa kolonial, termasuk tulisan penting dari tokoh Belanda, Karel Frederik Holle pada 2 Agustus 1876 silam. Dimuat di jurnal publikasi Tijdschrift voor Indische taal-land en volkenkunde, Deel XXIV tahun 1877 (halaman 168-176). 

Dalam tulisan tersebut yang berjudul “Kaart Van Tjiela Of Timbanganten”, menjelaskan penyelidikan tahun 1858. Saat itu, kontroleur J.C. Lamers dibantu Kepala Penghulu Garut, R.H. Moehamad Moesa, menemukan keberadaan sebuah peta di Kampung Ciela, Distrik Panembong.

Baca juga: 4 Februari 1924, Talaga Bodas Ditetapkan sebagai Taman Wisata oleh Pemerintah Kolonial Belanda

Saat itu Belanda masih ragu dengan sejarah peta Ciela. Sehingga Holle ditugaskan untuk melakukan penyelidikan lanjutan terkait peta beraksara sunda lama yang memuat kawasan yang kini menjadi Jawa Barat, DKI Jakarta sampai Cilacap. 

Peta Ciela ini menjadi bagian tradisi tahunan upacara adat termasuk di masyarakat Garut, tepatnya di Desa Ciela, Kecamatan Bayongbong yang rutin menyelenggarakan Upacara Adat Cikahuripan.

Salah satu agendanya adalah dibukanya sebuah peta kuno. Peta tersebut masih tersimpan dan dijaga oleh juru kunci (kuncen) yang saat ini tanggungjawabnya diemban oleh Ihak Lukman.

Uniknya, masyarakat setempat menyebut peta tersebut sebagai kar. yang berarti peta. Selain itu juga tersimpan benda pusaka lain yang diperkirakan masih sezaman dengan usia Peta Ciela yang diperkirakan dari abad ke-16.

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.