Beranda Bukan Sekadar Lagu, DNA Bawa Pesan Persatuan untuk Piala Dunia 2026
ADVERTISEMENT

Bukan Sekadar Lagu, DNA Bawa Pesan Persatuan untuk Piala Dunia 2026

2 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Bukan Sekadar Lagu, DNA Bawa Pesan Persatuan untuk Piala Dunia 2026, Source: Istimewa

DNA hadir sebagai lagu resmi Piala Dunia 2026 dengan pesan tentang persatuan, identitas, dan kecintaan terhadap sepak bola yang menyatukan masyarakat dunia.

Di balik kemegahan Piala Dunia 2026, FIFA menghadirkan DNA sebagai lagu resmi yang membawa pesan tentang persatuan, identitas, dan rasa memiliki yang tumbuh dari kecintaan masyarakat dunia terhadap sepak bola.

Baca juga: FIFA Resmi Luncurkan DNA, Lagu Piala Dunia 2026 yang Satukan Musisi Dunia

Lebih dari Sekadar Permainan

DNA dibangun dari gagasan bahwa sepak bola bukan hanya pertandingan yang berlangsung selama 90 menit di lapangan. Lagu resmi Piala Dunia 2026 tersebut menggambarkan bagaimana olahraga ini telah menjadi bagian dari kehidupan jutaan orang di berbagai negara dan generasi.

Pesan itu tergambar melalui lirik "It's more than just a game, it's our DNA" yang menegaskan bahwa sepak bola memiliki ikatan emosional dan budaya yang kuat. Lirik tersebut menggambarkan hubungan yang menghubungkan lapangan, jalanan, hingga bangsa-bangsa di berbagai belahan dunia.

FIFA memandang bahawa nilai ketangguhan, persatuan, ambisi, dan rasa memiliki merupakan bagian penting dari identitas sepak bola. Nilai-nilai itulah yang kemudian diterjemahkan ke dalam DNA sebagai pesan utama yang ingin disampaikan kepada para penggemar Piala Dunia 2026.

Kolaborasi Musisi Dunia

DNA dibawakan oleh Andrea Bocelli, David Guetta, Megan Thee Stallion, dan EJAE yang memiliki latar belakang musik berbeda. Kolaborasi tersebut menghadirkan perpaduan antara tradisi, modernitas, hingga suara dari berbagai penjuru dunia.

Bocelli menghadirkan wibawa yang abadi serta kekuatan emosional yang mencerminkan warisan sepak bola dunia. David Guetta membawa sentuhan kontemporer dan daya tarik global, sementara Megan Thee Stallion memperkuat nuansa modern dan EJAE menghadirkan perspektif para penggemar sepak bola dari berbagai negara. DNA juga telah diperkenalkan kepada publik dunia melalui penampilan perdananya di Mexico City.

EJAE mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam DNA memiliki arti khusus karena ia dapat menulis lirik berbahasa Korea untuk lagu tersebut. Ia juga mengenang suasana Piala Dunia 2002 di Seoul yang memperlihatkan bagaimana masyarakat dapat bersatu dan merayakan sepak bola bersama, meski tidak saling mengenal satu sama lain. Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan mengapa lagu ini terasa begitu personal bagi dirinya.

Baca juga: Catat dari Sekarang, Ini Jadwal Babak Gugur Piala Dunia 2026 hingga Final

Nah Warginet, DNA tidak hanya menjadi lagu pengiring turnamen, tetapi juga sebagai simbol persatuan yang menggambarkan bagaimana Piala Dunia 2026 mampu menghubungkan jutaan orang dari berbagai budaya dan generasi melalui kecintaan yang sama terhadap sepak bola.

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.