Bulu Kucing Lebat dan Sehat, Coba 7 Cara Ampuh Ini

Bulu Kucing Lebat dan Sehat, Coba 7 Cara Ampuh Ini

Beberapa orang menjadikan kucing sebagai hewan peliharaan yang menyenangkan. Ada banyak sekali jenis kucing yang umumnya dipelihara, ada anggora, persia hingga kucing kampung biasa. Nah, agar kucing terlihat semakin menggemaskan Anda perlu mengetahui cara agar bulu kucing lebat.

Namun, faktanya kucing termasuk hewan yang sangat sensitif dan mengakibatkan bulunya mudah rontok. Oleh karena itu, Anda juga harus memiliki pemahaman yang baik terkait bagaimana cara merawat bulu kucing agar tidak rontok.

7 Cara Melebatkan Bulu Kucing, Wajib Dicoba!    

Merawat makhluk hidup seperti kucing memang membutuhkan perawatan khusus, terlebih setiap jenis kucing memiliki karakteristik tersendiri. Karena bulu kucing mudah rontok, Anda perlu mengetahui cara menumbuhkan bulu kucing agar lebat. Pada dasarnya melebatkan bulu kucing tergantung pada dua hal, yakni asupan makanan dan kebersihan tempat tinggalnya. Mau tahu lebih cara melebatkan bulu kucing? Inilah 7 trik jitu agar bulu kucing tumbuh lebat dan tidak rontok.

1. Memberikan Kuning Telur

Selain makanan khusus kucing, kuning telur juga dapat menjadi salah satu makanan yang dapat Anda berikan ke kucing. Pasalnya, kuning telur mengandung enzim avidin yang membantu proses penyerapan vitamin B. Vitamin B ini akan membantu proses pertumbuhan bulu kucing dan mengurangi kerontokan.

Selain untuk pertumbuhan bulu kucing, vitamin B juga berperan menjaga kesehatan kulit kucing. Ada baiknya untuk memberikan kuning telur dengan kematangan maksimal 3 kali dalam seminggu.  Pastikan dalam memasak kuning telur dalam keadaan yang matang bukan setengah matang.

2. Memberikan Minyak Ikan

Cara agar bulu kucing lebat berikutnya yakni dengan rutin memberikan minyak ikan satu minggu sekali. Minyak ikan tinggi akan kandungan omega 3 yang berguna untuk mencegah kerontokan bulu kucing dan membantu melebatkan. Pemberian secara rutin dapat membantu bulu kucing tumbuh lebat.

Anda dapat memberikan minyak ikan dengan dicampur pada makanannya ataupun diberikan langsung. Mencampurkan minyak ikan dengan omega 6 seperti kulit ayam ataupun minyak sayur juga dapat mencegah peradangan. Pemberian minyak ikan ini juga dapat menjadi cara melebatkan bulu kucing persia.

3. Rutin Memandikan Kucing

Menjaga kebersihan bulu dan kulit kucing juga merupakan salah satu cara melebatkan bulu kucing. Anda dapat memandikan kucing minimal satu bulan sekali dengan rutin. Dengan memandikan kucing dapat membersihkan kotoran yang ada pada bulu dan kulitnya serta mengangkat sel kulit mati. Sehingga proses pertumbuhan bulu baru dapat berjalan optimal.

Ada baiknya untuk menggunakan sampo atau sabun khusus demi mencegah kulit kucing teriritasi. Nah, namun yang perlu diingat jangan terlalu sering memandikan kucing karena dapat menghilangkan minyak esensial alami yang ada pada bulunya. Lakukan secara rutin satu bulan sekali.

4. Hindari Kucing Merasa Stress

Kucing merupakan salah satu hewan yang sensitif dan mudah sekali merasa stress. Fatalnya, ketika merasa stress bulunya akan secara otomatis rontok. Jika dibiarkan secara terus menerus bulu kucing akan jarang-jarang tumbuhnya. Selain itu, jika kucing seringkali stress atau cemas mengakibatkan tidak optimalnya penyerapan nutrisi dalam tubuh kucing.

Hal tersebut dapat berakibat pada kesehatan kucing. Ada baiknya Anda mengetahui trik khusus agar kucing tidak mudah merasa cemas atau stress. Anda dapat mengajaknya bermain untuk mencegah kucing merasa stress. Selain itu, perhatikan juga makanan dan kebersihan kucing.

5. Pastikan Kucing Mendapat Sinar Matahari Cukup

Layaknya manusia, kucing juga membutuhkan vitamin D yang berasal dari sinar matahari. Kucing juga sangat menyukai kehangatan, jadi usahakan untuk menjemur kucing di pagi hari. Vitamin D akan berperan membantu proses melebatkan bulu kucing dan meminimalisir kerontokan pada bulu kucing.

Vitamin D dari sinar matahari juga akan membunuh bakteri, kumat maupun parasit yang ada dalam kulit dan bulu kucing. Anda dapat mengajaknya berjemur sambil bermain agar kucing terhindar dari stress. Tidak perlu terlalu lama, cukup 10 menit berjemur sudah dapat membantu proses melebatkan bulu kucing.

6. Perhatikan Suhu Tempat Tinggal dan Kebersihannya

Selain memperhatikan tubuh kucing itu sendiri, menjaga kebersihan tempat tinggal kucing juga tidak kalah penting. Tempat tinggal yang bersih akan meminimalisir adanya kuman maupun bakteri yang menempel pada tubuh kucing. Sehingga, kucing akan terhindarkan dari peradangan maupun iritasi kulit yang menyebabkan bulu menjadi rontok. Usahakan membersihkan kandang kucing satu minggu sekali.

Selain itu, perhatikan juga suhu tempat tinggalnya. Kucing sangat menyukai kehangatan akan tetapi pastikan untuk tidak terlalu panas. Suhu yang baik untuk kucing yakni berkisar antara 37 sampai 38 derajat celcius. Suhu di atas 38 akan membuat bulu kucing menjadi rontok. Kemudian, bulu kucing akan tumbuh kembali dalam kurun waktu kurang dari 3 bulan.

7. Perhatikan Asupan Makanannya

Setelah memastikan tempat tinggalnya dalam keadaan bersih. Anda juga harus memperhatikan asupan makannya, pasalnya makanan kucing berbeda dengan manusia. Makanan dengan tinggi protein, karbohidrat dan lemak dapat membantu bulu kucing tumbuh lebat. Nah, pemilihan makanan yang tepat akan berdampak baik pada kesehatan kulit dan bulu kucing.

Royal Canin Hair and Skin menjadi salah satu makanan kucing terbaik yang tinggi akan kandungan tersebut. Dengan memberi Royal Canin Hair and Skin juga dapat menjadi salah cara agar bulu kucing lebat dan sehat. Dalam satu makanan Royal Canin Hair and Skin terdapat kandungan lengkap yang baik bagi pertumbuhan kucing.

Tak perlu risau untuk mendapatkannya, Anda dapat membelinya dengan mudah di Blibli.com. Blibli menyediakan makanan khusus kucing yakni Royal Canin Hair And Skin dengan harga yang terjangkau. Selain itu, Anda juga dapat menemukan berbagai kebutuhan sehari-hari Blibli. Blibli menjadi salah satu marketplace terpercaya di Indonesia dengan harga dan berbagai penawaran yang menarik. 


Baca lainnya

0 Komentar :

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.