ADVERTISEMENT
Beranda Dari Kerajaan hingga Masjid, Ini Sejarah Bedug yang Jadi Tradisi Ramadan
ADVERTISEMENT

Dari Kerajaan hingga Masjid, Ini Sejarah Bedug yang Jadi Tradisi Ramadan

3 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Dari Kerajaan hingga Masjid, Ini Sejarah Bedug yang Jadi Tradisi Ramadan, Source; Vecteezy

Bedug berawal dari akulturasi budaya sejak era Hindu-Buddha hingga berkembang dalam tradisi Islam yang identik dengan bulan suci Ramadan.

Bedug merupakan bagian tak terpisahkan dari suasana bulan suci Ramadan di Indonesia yang selalu dirindukan setiap tahunnya. Sejarah bedug tidak terlepas dari proses pencampuran budaya lokal yang kemudian menyatu dalam tradisi Islam Nusantara.

Baca juga: Peristiwa Penting Saat Ramadan Dalam Sejarah Islam (Part 1)

Sejarah Bedug di Indonesia

Sejarah bedug di Indonesia berawal dari masa kerajaan Hindu-Buddha seperti Majapahit dan Sriwijaya. Waktu itu, bedug digunakan sebagai alat komunikasi kerajaan serta perlengkapan upacara keagamaan sebelum akhirnya diadaptasi dalam syiar Islam.

Ketika Islam masuk ke Nusantara pada abad ke-13 hingga 16, para ulama memanfaatkan budaya lokal sebagai sarana dalam berdakwah. Wali Songo, terutama Sunan Kalijaga, berperan memadukan bedug sebagai penanda waktu salat yang melengkapi lantunan adzan di masjid.

Tradisi Ramadan dan Bedug

Selama bulan suci Ramadan, bedug memiliki peran penting sebagai penanda waktu berbuka puasa, sahur, dan salat berjamaah. Meski saat ini pengeras suara modern telah digunakan, bunyi bedug tetap menjadi identitas yang kuat dalam tradisi Islam di Indonesia.

Selain bedug, sejumlah tradisi Ramadan berkembang di berbagai daerah seperti ngabuburit, balimau, megengan, hingga dugderan. Tradisi tersebut memperlihatkan bahwa Ramadan di Indonesia tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga dapat mempererat kebersamaan sosial masyarakat.

Baca juga: Kenapa Disebut Ramadan? Ini Penjelasan dan Maknanya

Nah Warginet, sejarah bedug bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan bagian dari identitas budaya dan spiritual umat Islam di Indonesia. Di tengah kemajuan teknologi, bedug tetap memiliki makna tersirat dalam meramaikan suasana Ramadan serta menjaga tradisi kebersamaan.

ADVERTISEMENT

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.