Beranda Iran Punya Pemimpin Baru, Mojtaba Khamenei Resmi Gantikan Ayahnya
ADVERTISEMENT

Iran Punya Pemimpin Baru, Mojtaba Khamenei Resmi Gantikan Ayahnya

2 hari yang lalu - waktu baca 2 menit
Iran Punya Pemimpin Baru, Mojtaba Khamenei Resmi Gantikan Ayahnya, Source: Tasnim News Agency

Mojtaba Khamenei resmi menjadi pemimpin tertinggi Iran menggantikan ayahnya. Penunjukan ini terjadi saat konflik besar melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Mojtaba Khamenei resmi ditetapkan sebagai pemimpin tertinggi Iran setelah gugurnya pemimpin sebelumnya karena serangan militer Amerika Serikat dan Israel. Penunjukan ini diumumkan oleh para ulama Iran yang tergabung dalam lembaga pemilih pemimpin tertinggi negara tersebut.

Baca juga: AS-Israel Serang Iran, Apa Tujuan dan Dampaknya bagi Timur Tengah

Penunjukan Pemimpin Iran

Penunjukan Mojtaba Khamenei diumumkan pada Minggu waktu setempat oleh Majelis Ahli Iran yang memiliki kewenangan memilih pemimpin tertinggi negara tersebut. Keputusan tersebut membuat Iran memiliki pemimpin baru di tengah konflik besar yang tengah berlangsung di kawasan Timur Tengah.

Majelis Ahli yang beranggotakan 88 ulama sebelumnya telah menyatakan mencapai kesepakatan mengenai pengganti pemimpin Iran. Lembaga tersebut kemudian menetapkan Mojtaba Khamenei untuk melanjutkan kepemimpinan negara setelah meninggalnya pemimpin sebelumnya.

Profil Mojtaba Khamenei

Mojtaba Khamenei diketahui berusia 56 tahun yang selama ini dikenal sebagai sosok berpengaruh di lingkaran dalam kepemimpinan Iran. Ia memiliki hubungan kuat dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran yang merupakan salah satu pilar kekuatan negara tersebut.

Meski tidak pernah mengikuti pemilihan umum atau mencalonkan diri dalam jabatan publik, namanya sudah lama disebut sebagai kandidat penerus pemimpin Iran. Dalam beberapa tahun terakhir, Mojtaba semakin sering disebut sebagai sosok yang berpotensi melanjutkan kepemimpinan negara tersebut.

Dampak Politik Iran

Sejumlah pengamat menilai pengangkatan Mojtaba Khamenei memperlihatkan adanya kesinambungan kekuasaan dalam sistem politik Iran. Keputusan tersebut juga dipandang sebagai sinyal bahwa kelompok garis keras masih memiliki pengaruh besar dalam struktur pemerintahan negara tersebut.

Berdasarkan dari laporan media internasional, beberapa analis memprediksi bahwa kepemimpinan baru Iran berpotensi bersikap tegas terhadap Amerika Serikat dan Israel. Namun, kemungkinan perubahan kebijakan tetap terbuka apabila situasi konflik di kawasan Timur Tengah mereda di masa mendatang.

Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin Iran menandai babak baru dalam dinamika politik negara tersebut di tengah ketegangan geopolitik yang meningkat. Kepemimpinan barunya akan sangat menentukan arah kebijakan Iran dalam menghadapi konflik yang sedang berlangsung.

Baca juga: Sejak Kapan Bangsa Persia Berganti Nama Menjadi Iran?

Nah Warginet, perkembangan politik Iran ini diperkirakan akan terus menjadi perhatian dunia karena dampaknya bisa memengaruhi stabilitas kawasan Timur Tengah.  Saat ini banyak pihak menunggu langkah Mojtaba Khamenei dalam memimpin Iran ke depannya.

ADVERTISEMENT

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.