Jelang HUT RI, Pedagang Bendera Musiman Asal Garut Merantau ke Luar Kota hingga ke Papua

Jelang HUT RI, Pedagang Bendera Musiman Asal Garut Merantau ke Luar Kota hingga ke Papua

Menjelang momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Repuplik Indonesia (RI) yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus, warginet pastinya sering melihat bendera merah putih berjejeran dan dijual di pinggir jalan.

Fenomena tersebut setiap tahunnya sering terjadi, seperti halnya saat ini di momentum HUT RI yang ke-77.

Berdasarkan pantauan Infogarut, sejumlah media nasional banyak yang memberitakan tentang kisah penjual bendera musiman asal Garut yang merantau ke luar kota, bahkan hingga ke luar pulau.

Seperti halnya pemberitaan dari ANTARA, ada seorang pedagang lambang negara dalam bentuk bendera asal Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, mengadu peruntungan dengan menjual berbagai jenis pernak-pernik HUT Kemerdekaan ke-77 RI di Pontianak, Kalimantan Barat. 

Di media lain, ada juga warga Garut yang menjadi pedagang musiman bendera dan umbul-umbul 17 Agustusan di Kabupaten Merauke, Papua.

Usut punya usut, profesi tersebut banyak dilakoni oleh warga Kecamatan Leles. Warga sekitar dari beragam profesi banyak yang beralih profesinya sementara menjadi penjual dan pembuat bendera.

Bahkan satu daerah di Kecamatan Leles ada yang dijuluki Kampung Bendera karena sejak tahun 1980an, produk bendera dari Leles sudah dijual ke semua pelosok negeri.

Sebelumnya, pemerintah Kecamatan Leles sempat mengadakan rapat koordinasi pembentukan Kampung Bendera pada Kamis (28/7/2022). Agenda tersebut dalam rangka pemulihan ekonomi menjelang peringatan HUT RI ke 77.

Pembentukan Kampung Bendera di Leles sendiri diinisiasi oleh Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono yang rencananya akan membentuk Paguyuban Kampung Bendera atau pengrajin bendera.

Nantinya, bertepatan pada HUT RI ke 77 pada 17 Agustus 2022 akan dilakukan pembentukan asosiasi pengrajin bendera Leles-Kadungora, yang ditandatangani langsung oleh Bupati Garut, Kapolres Garut dan para APDESI.


Baca lainnya

0 Komentar :

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.