Kabinet Merah Putih Prabowo: 48 Menteri
Pada tanggal 20 Oktober 2024, Prabowo Subianto dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia dan segera mengumumkan susunan kabinetnya yang dinamakan Kabinet Merah Putih. Kabinet ini terdiri dari 48 menteri dan 56 wakil menteri, yang menunjukkan perbedaan signifikan dibandingkan dengan kabinet sebelumnya yang hanya memiliki 34 kementerian.
Susunan Kabinet
Jumlah Kementerian: Kabinet Prabowo memiliki 48 kementerian, lebih banyak dibandingkan kabinet Joko Widodo yang hanya memiliki 34 kementerian.
Menteri yang Kembali: Beberapa menteri dari pemerintahan sebelumnya, seperti Sri Mulyani (Menteri Keuangan), Bahlil Lahadalia (Menteri Investasi), Tito Karnavian (Menteri Dalam Negeri), dan Budi Arie Setiadi (Menteri Komunikasi dan Informatika), kembali menjabat dalam kabinet ini.
Kementerian Baru: Dalam kabinet ini, Prabowo juga membentuk beberapa kementerian baru dan memecah beberapa kementerian yang ada, serta menambah jumlah kementerian koordinator dari empat menjadi tujuh.
Fokus Utama Kabinet
Dalam pidato perdananya, Prabowo menekankan beberapa isu penting yang akan menjadi fokus pemerintahannya:
Swasembada Pangan: Prabowo mencanangkan program untuk mencapai swasembada pangan dalam waktu singkat, dengan tujuan agar Indonesia tidak tergantung pada impor makanan.
Swasembada Energi: Ia juga menekankan pentingnya swasembada energi, mengingat ketegangan global yang dapat mempengaruhi pasokan energi.
Hilirisasi Komoditas: Prabowo berkomitmen untuk melakukan hilirisasi terhadap semua komoditas yang dimiliki Indonesia untuk meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan rakyat.
Pemberantasan Korupsi: Dalam pidatonya, Prabowo mengajak semua pihak untuk berani mengakui dan memberantas korupsi yang masih menjadi masalah besar di Indonesia.
Sumber: BBC News Indonesia
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.