Beranda Kapolsek Sukawening Kawal 21 Ton Jagung untuk Ketahanan Pangan Garut
ADVERTISEMENT

Kapolsek Sukawening Kawal 21 Ton Jagung untuk Ketahanan Pangan Garut

1 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Kapolsek Sukawening Kawal 21 Ton Jagung untuk Ketahanan Pangan Garut, Source: Humas Polres Garut

Pengawalan 21 ton jagung oleh Kapolsek Sukawening ke Bulog menjadi langkah nyata dalam menjaga ketahanan pangan Garut dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Kapolsek Sukawening bersama jajarannya melakukan pengawalan serapan hasil panen jagung dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Garut, Senin, (30/3/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan distribusi hasil panen petani berjalan aman dan lancar.

Baca juga: Usai Libur Lebaran, Warga dan Aparat Gelar Bersih-Bersih Pantai Garut

Kegiatan ketahanan pangan ini dilaksanakan di dua lokasi, yakni area pertanian Poktan Mekarjaya di Kampung Cikendal, Desa Sudalarang, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Selain itu, proses pengiriman dilakukan menuju Gudang Bulog Copong Mandala di Desa Sukamentri, Kecamatan Garut Kota.

Kapolsek Sukawening bersama anggota, pihak Bulog, dan Badan Penyuluhan Pertanian Kecamatan Sukawening terlibat langsung dalam monitoring. Keterlibatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan keberhasilan program ketahanan pangan Garut.

Sebanyak 21 ton jagung hasil panen petani berhasil diserap dan dikirim ke gudang Bulog menggunakan kendaraan truk serta mobil patroli. Hasil panen tersebut telah melalui proses pengecekan dan dinyatakan memenuhi standar kualitas Bulog.

Kapolsek Sukawening, Budiman Suhardiana menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan kepolisian dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah Kabupaten Garut. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan Garut secara berkelanjutan.

“Monitoring ini dilakukan untuk memastikan proses serapan hasil panen berjalan lancar serta memberikan rasa aman kepada petani,” ujar Kapolsek Sukawening.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara kepolisian, instansi terkait, dan petani menjadi kunci dalam menjaga ketahanan pangan Garut. Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta menjaga stabilitas pangan di daerah.

Baca juga: Program Balik Gratis Lebaran 2026 di Garut Resmi di Gelar, Ini Dia Rute dan Tujuannya

Nah Warginet, dengan adanya pengawalan seperti ini, ketahanan pangan bisa semakin terjaga sekaligus membantu petani dalam menyalurkan hasil panennya. Jadi, dukungan lintas sektor seperti ini penting untuk menjaga ketersediaan pangan di wilayah Kabupaten Garut.

ADVERTISEMENT

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.