Beranda KDM Sebut Daerah Tertib dan Indah Jadi Modal Utama Pariwisata Garut
ADVERTISEMENT

KDM Sebut Daerah Tertib dan Indah Jadi Modal Utama Pariwisata Garut

2 jam yang lalu - waktu baca 3 menit
KDM Sebut Daerah Tertib dan Indah Jadi Modal Utama Pariwisata Garut, Humas Pemda Garut

Saat memimpin apel gabungan di Alun-Alun Garut, KDM tekankan pentingnya penataan kawasan untuk mendukung pariwisata,hingga peningkatan pendapatan daerah.

Penataan kawasan yang rapi, bersih, dan nyaman menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya tarik suatu daerah. Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, saat memimpin Apel Gabungan HUT Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas tingkat Jawa Barat di Alun-Alun Garut, Rabu, (24/6/2026).

Baca juga: Dedi Mulyadi Ajak Warung di Garut Tak Lagi Jual Rokok Ilegal demi Negara

Acara tersebut diikuti Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, unsur Forkopimda Kabupaten Garut, serta anggota Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat. Apel gabungan itu dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat koordinasi dan kerja sama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman.

Dalam arahannya, Dedi Mulyadi menggarisbawahi pentingnya menghadirkan ruang publik yang tertata dan menarik secara visual. Menurutnya, Alun-Alun Garut mempunyai potensi besar untuk menjadi kawasan yang lebih representatif apabila ditunjang penataan lingkungan dan pemeliharaan bangunan bersejarah yang ada di sekitarnya.

"Saya berdiri pada sebuah tempat yang menurut saya tempat ini sangat estetik, mana kala seluruh ruang dan wilayahnya ditata dan dirapikan. Lurus saya ke depan itu Balai Niskala peninggalan kolonial gedung yang masih tertata, yang saya menyebutnya kantor wilayah di sebelah sini bisa ditata dengan baik," ungkap Dedi Mulyadi.

Menurutnya, kawasan yang tertata dengan baik tidak hanya memperkuat karakter daerah, tetapi juga mampu meningkatkan daya tarik bagi masyarakat maupun pengunjung. Dalam hal tersebut, Satpol PP disebut memiliki kontribusi penting melalui pelaksanaan fungsi penegakan Perda.

Pada kesempatan yang sama, Dedi Mulyadi juga menyoroti pentingnya sosok pemimpin yang memiliki ketegasan dan keberanian. Ia menilai karakter pasukan sangat dipengaruhi oleh karakter pemimpinnya, sehingga keberanian seorang komandan menjadi faktor penting dalam pelaksanaan tugas.

"Kenapa? Karena pasukan itu tergantung komandan, kalau komandannya punya nyali berani maka pasukan itu akan menjadi pasukan berani mati, tapi kalau komandannya tidak berani maka pasukannya semuanya akan cari aman," tambahnya.

Pengalaman memimpin di berbagai tingkatan pemerintahan, mulai dari Wakil Bupati hingga Gubernur Jawa Barat, turut dibagikan Dedi Mulyadi dalam kesempatan tersebut. Ia menyebut keberadaan Satpol PP selama ini memiliki peran strategis dalam mendukung penataan lingkungan melalui kolaborasi lintas instansi bersama TNI dan Polri.

Ia juga menilai pemerintah daerah perlu memaksimalkan berbagai potensi yang dimiliki untuk meningkatkan PAD. Salah satu sektor yang dianggap memiliki peluang besar adalah pariwisata beserta industri pendukungnya, seperti perhotelan dan restoran, meskipun masih dihadapkan pada sejumlah tantangan regulasi maupun lingkungan.

Ia mengatakan bahwa pengembangan sektor tersebut perlu didukung oleh ruang publik yang nyaman, menarik, dan terkelola dengan baik sehingga mampu memberikan pengalaman positif bagi masyarakat maupun wisatawan. Daerah yang memiliki kawasan tertata dinilai akan lebih berpeluang berkembang sebagai tujuan wisata.

"Bayangin loh, kita bisa menciptakan ruang yang indah, ruang yang bersih, ruang yang tertata, ruang yang terkelola, ruang yang estetik dan kita mendapatkan uang dengan riang gembira kalau ngomong pendapatan. Sehingga syarat daerah dikunjungi, syarat daerah menjadi pusat pariwisata itu adalah syaratnya adalah daerah itu tertata, tertib, dan indah," pungkasnya.

Selain menyampaikan berbagai arahan, Dedi Mulyadi juga mengapresiasi kinerja Damkar dan Satlinmas yang terus aktif membantu masyarakat dalam berbagai situasi. Dedikasi kedua unsur tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung keselamatan dan kenyamanan warga.

Baca juga: 44 Juta Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan di Alun-Alun Garut, Nilainya Tembus Rp65 Miliar

Nah Warginet, apel gabungan berlangsung lancar serta menjadi sarana penguatan sinergi antara Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas. Kolaborasi yang terus terjalin diharapkan mampu mendukung terciptanya ketertiban, keamanan, serta kenyamanan masyarakat di berbagai daerah di Jawa Barat.

 

Penulis: Muhamad Renaldi S

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.