Beranda Kenapa Orang Bisa Mengalami Mabuk Perjalanan Saat Mudik? Ini Penyebabnya
ADVERTISEMENT

Kenapa Orang Bisa Mengalami Mabuk Perjalanan Saat Mudik? Ini Penyebabnya

1 jam yang lalu - waktu baca 3 menit
Kenapa Orang Bisa Mengalami Mabuk Perjalanan Saat Mudik? Ini Penyebabnya, Source: Freepik

Mabuk perjalanan sering terjadi saat mudik karena konflik sinyal tubuh, sensitivitas keseimbangan, hingga faktor lingkungan selama perjalanan.

Saat musim mudik, banyak orang harus menempuh perjalanan panjang menggunakan mobil, bus, kapal, maupun pesawat menuju kampung halaman. Melansir dari idntimes.com, kondisi tersebut sering memicu mabuk perjalanan yang ditandai dengan gejala mual, pusing, hingga muntah pada sebagian orang.

Baca juga: Mudik Jakarta ke Garut Berapa Jam? Ini Estimasi Waktunya

Konflik Sinyal Tubuh

Salah satu penyebab utama mabuk perjalanan adalah konflik sensorik antara mata dan telinga bagian dalam yang mengatur sistem keseimbangan tubuh. Ketika kedua organ tersebut memberikan informasi berbeda kepada otak, tubuh dapat merespons dengan rasa mual, pusing, serta ketidaknyamanan selama perjalanan.

Contoh konflik sinyal yang terjadi antara lain:

  • Mata melihat interior kendaraan yang tampak diam.

  • Telinga bagian dalam merasakan kendaraan sedang bergerak.

  • Otak menerima dua informasi yang berbeda sehingga memicu mual dan pusing.

Sensitivitas Vestibular

Setiap orang memiliki tingkat sensitivitas sistem vestibular yang berbeda sehingga tidak semua orang mudah mengalami mabuk perjalanan. Sistem vestibular sendiri merupakan bagian dari telinga dalam yang berfungsi membantu tubuh menjaga keseimbangan dan mendeteksi gerakan.

Beberapa faktor yang dapat memengaruhi sensitivitas tersebut antara lain:

  • Faktor genetika atau keturunan.

  • Usia seseorang.

  • Riwayat migrain.

  • Kondisi telinga bagian dalam.

  • Tingkat stres atau kelelahan.

  • Anak usia 2 hingga 12 tahun diketahui lebih rentan mengalami mabuk perjalanan.

  • Kebiasaan di Kendaraan

Beberapa kebiasaan selama perjalanan juga dapat memperparah gejala mabuk perjalanan, salah satunya adalah membaca buku atau menatap layar gadget dalam waktu lama. Ketika mata fokus pada objek yang diam sementara tubuh merasakan gerakan kendaraan, konflik sensorik menjadi semakin kuat.

Akibatnya, tubuh dapat merespons dengan gejala seperti pusing, mual, hingga keringat dingin. Posisi duduk di bagian belakang kendaraan juga sering membuat gerakan terasa lebih kuat sehingga meningkatkan risiko munculnya mabuk perjalanan.

Faktor Lingkungan Perjalanan

Lingkungan di dalam kendaraan juga dapat memengaruhi munculnya gejala mabuk perjalanan selama perjalanan jauh. Kondisi seperti udara pengap atau bau tertentu dapat memperparah rasa mual yang dialami seseorang.

Beberapa faktor lingkungan yang dapat memperburuk mabuk perjalanan antara lain:

  • Ventilasi udara yang buruk.

  • Bau makanan atau bahan bakar.

  • Suhu kendaraan yang panas.

  • Jalan yang berkelok atau bergelombang.

Penyebab Saat Mudik

Mabuk perjalanan sering kali lebih mudah terjadi saat musim mudik karena perjalanan biasanya berlangsung dalam waktu yang cukup lama. Selain itu, kondisi jalan yang tidak selalu stabil juga dapat membuat tubuh lebih sensitif terhadap gerakan kendaraan.

Beberapa faktor yang sering memicu mabuk perjalanan saat mudik antara lain:

  • Perjalanan berjam-jam tanpa istirahat.

  • Kondisi jalan yang tidak stabil.

  • Kurang tidur sebelum berangkat.

  • Mengonsumsi makanan berat sebelum perjalanan.

Baca juga: Garut Pimpin Daftar Tujuan Favorit Arus Mudik 2026 di Jawa Barat

Mabuk perjalanan memang sering terjadi saat perjalanan jauh, terutama ketika berbagai faktor pemicu muncul secara bersamaan. Jadi Warginet, memahami penyebab mabuk perjalanan dapat membantu kamu mempersiapkan diri agar perjalanan mudik terasa lebih nyaman dan menyenangkan.

ADVERTISEMENT

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.