Beranda Lapas Garut Dukung Ketahanan Pangan dengan Panen Padi

Lapas Garut Dukung Ketahanan Pangan dengan Panen Padi

4 bulan yang lalu - waktu baca 2 menit

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut telah membuktikan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui berbagai kegiatan pertanian. Pada tanggal 12 November 2024, Lapas Garut menggelar panen padi di lahan asimilasi yang dikelola oleh para narapidana. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pangan di dalam Lapas, tetapi juga memberikan keterampilan praktis kepada para narapidana, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pasokan pangan dari luar.

Biasanya, Lapas Garut melaksanakan panen padi sebanyak dua kali dalam setahun. Namun, ada juga catatan bahwa di beberapa kesempatan, panen padi bahkan dapat dilakukan hingga tiga kali setahun. Hal ini menunjukkan produktivitas dan pengelolaan lahan yang baik di Lapas Garut, yang mampu memaksimalkan lahan asimilasi dengan hasil panen yang berkelanjutan.

Dalam kegiatan ini, para narapidana diberdayakan untuk mengelola lahan pertanian. Mereka diberikan pelatihan dalam mengolah lahan, menanam, merawat, hingga memanen padi. Program ini merupakan bagian dari proses rehabilitasi yang bertujuan untuk memberikan keterampilan baru dan kesiapan menghadapi kehidupan setelah masa tahanan. Keterampilan bertani diharapkan dapat membuka peluang pekerjaan atau usaha mandiri bagi para narapidana setelah bebas, sekaligus menjadi kontribusi positif mereka terhadap ketahanan pangan nasional.

Dengan adanya kegiatan panen padi ini, Lapas Garut dapat memanfaatkan hasil panennya untuk kebutuhan pangan di dalam lingkungan Lapas. Hal ini akan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar, serta mendukung program ketahanan pangan lokal dan nasional. Selain itu, aktivitas ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pemasyarakatan lainnya untuk turut serta dalam program serupa, demi memperkuat ketahanan pangan sekaligus memberikan keterampilan bagi narapidana.

Panen padi di Lapas Garut merupakan bukti nyata dari komitmen mereka dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan melibatkan narapidana dalam kegiatan pertanian, Lapas Garut tidak hanya memperkuat ketahanan pangan internal tetapi juga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar. Diharapkan, program ini dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan lebih luas.

 

 

Sumber: Jurnalpolisi.co.id

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.