Beranda Longsor di Karangtengah Garut, Satu Rumah Rusak Tertimbun Material

Longsor di Karangtengah Garut, Satu Rumah Rusak Tertimbun Material

4 bulan yang lalu - waktu baca 2 menit

Hujan deras yang mengguyur Wilayah Garut sejak siang hari menyebabkan terjadinya tanah longsor di kampung Legok Nangka, Desa Caringin Kecamatan Karangtengah, pada Selasa (19/11/2024) pada pukul 17.00 WIB. Longsor tersebut merusak satu rumah milik seorang warga, sudur (57), yang dihuni oleh tiga kepala keluarga (KK). Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, kerugian materi ditaksir mencapai Rp.10 juta.

Camat Karangtengah, Dudi Suryadi menjelaskan bahwa longsor terjadi akibat runtuhnya tebing sepanjang 4 meter dengan tinggi 3 meter di belakang rumah tersebut. Bagian rumah dan peralatan rumah tangga tertimbun material longsor dan terendam air. "Kerusakan material meliputi rumah dan barang-barang yang ada didalamnya," kata Dudi. Ia juga menyebutkan bahwa upaya penanganan sudah dilakukan oleh warga setempat dengan bergotong-royong.

Meskipun bencana tidak menimbulkan korban jiwa, bantuan logistik segera disalurkan untuk meringankan beban warga yang terdampak. Bantuan berupa makanan siap saji dan peralatan dapur berasal dari Lumbung Sosial Kecamatan Karangtengah. Dudi menambahkan bahwa warga setempat bekerjasama membersihkan material longsor serta barang-barang yang tertimbun.

Selain upaya penanganan darurat, pihak berwenang juga mengeluarkan peringatan siaga kepada warga sekitar untuk mengantisipasi potensi longsor susulan. Dudi mengimbau masyarakat untuk selalu waspada selama musim penghujan, mengingat ancaman longsor yang bisa terjadi kapan saja apabila hujan berlangsung dalam waktu lama.

Disisi lain, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Aan Anwar Saefuloh, Menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat Garut adalah wilayah rawan bencana seperti longsor dan banjir bandang. 

Sebagai upaya mitigasi lebih lanjut, BPBD Garut telah mengaktifkan pos siaga darurat ditingkat kecamatan dan mendistribusikan surat edaran keseluruh kecamatan untuk mempersiapkan diri  menghadapi musim hujan. Masyarakat diimbau untuk memantau kondisi lingkungan sekitar dan siap siaga menghadapi ancaman bencana, khususnya di daerah rawan longsor. Pemerintah berharap langkah-langkah ini dapat mengurangi risiko dan dampak bencana di masa mendatang.

Sumber: Koran Gala

 

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.