Beranda Program Ketahanan Pangan di Wanaraja: Langkah Kolaboratif Menuju Swasembada Pangan

Program Ketahanan Pangan di Wanaraja: Langkah Kolaboratif Menuju Swasembada Pangan

4 bulan yang lalu - waktu baca 2 menit

Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan, Desa Wanajaya, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, menjadi lokasi utama peluncuran Gugus Tugas Polri Mendukung Ketahanan Pangan. Acara ini merupakan bagian dari peluncuran serentak yang dilakukan secara nasional oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto pada Rabu (20/11/2024).

Di Garut, peluncuran ini dipimpin oleh Kapolres Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, dan diikuti oleh Dandim 0611/Garut, Letkol CZI Dhanisworo, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Haeruman, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Yani Yuliani.

Desa Wanajaya dipilih karena potensinya yang besar dalam mendukung program ketahanan pangan. Kepala Desa Wanajaya, Iip Firman Nurdin, menjelaskan bahwa desanya memiliki 60 hektar lahan kering yang siap dimanfaatkan untuk pertanian. Selain itu, desa ini telah berhasil menunjukkan komitmennya melalui berbagai inisiatif, termasuk meraih Juara 2 dalam Lomba 10 Program PKK.

“Kami berencana memanfaatkan semua pekarangan rumah warga untuk ditanami tanaman pangan. Ini adalah langkah konkret kami dalam mendukung swasembada pangan,” ujar Iip Firman Nurdin.

Kepala DKP Kabupaten Garut, Yani Yuliani, menegaskan bahwa program ini sejalan dengan arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mengatasi masalah pangan. DKP akan terus melaksanakan edukasi dan sosialisasi, seperti pemanfaatan lahan pekarangan untuk kebutuhan gizi keluarga dan penyediaan pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).

Kapolres Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menambahkan bahwa Polres Garut akan membantu masyarakat dan kelompok tani dalam memanfaatkan lahan produktif. Pihak kepolisian juga akan merekrut personel khusus untuk mendukung sektor pertanian dan perikanan.

“Bersama Forkopimda, kami mendukung program ini dari hulu ke hilir. Mulai dari pertanian hingga peternakan, semua sektor akan dibantu agar program swasembada pangan ini berhasil,” ungkapnya.

Peluncuran program ketahanan pangan ini diharapkan mampu membangun kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. Dengan memanfaatkan potensi lahan yang ada, Desa Wanajaya menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Garut.

“Tahun 2025, kami akan mengimplementasikan program ini sepenuhnya. Harapannya, seluruh masyarakat dan stakeholder dapat bekerja sama untuk menjadikan desa ini mandiri pangan,” tutup Iip Firman Nurdin.

Melalui program ini, Desa Wanajaya dan Kabupaten Garut optimistis dapat mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendukung visi nasional dalam ketahanan pangan.

Sumber: pic.garut

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.