Beranda Manfaat Ikan Tuna Tak Hanya Baik untuk Jantung, Tapi Berperan dalam Kesehatan Mental 
ADVERTISEMENT

Manfaat Ikan Tuna Tak Hanya Baik untuk Jantung, Tapi Berperan dalam Kesehatan Mental 

2 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Manfaat Ikan Tuna Tak Hanya Baik untuk Jantung, Tapi Berperan dalam Kesehatan Mental  (Source:freepik)

Tidak hanya manfaat untuk kesehatan jantung pada manusia, ikan tuna juga memiliki asam lemak omega-3 yang membantu kurangi risiko depresi. 

Ikan tuna dikenal sebagai ikan yang menjadi salah satu sumber pangan bernutrisi tinggi dengan protein yang dan kaya akan omega-3. Kandungan itulah yang memiliki kebermanfaatan bagi kesehatan jantung, sampai untuk kesetahan mental.

Dikutip dari pikiranrakyat, American Heart Association juga merekomendasikan konsumsi ikan, termasuk tuna, dua porsi per minggu, khususnya tuna berlemak seperti jenis albacore.

Selain itu, pyang dipublikasikan di National Institutes of Health (NIH) menunjukkan bahwa konsumsi tuna, khususnya jenis sirip biru (bluefin), kaya akan asam lemak tak jenuh ganda (PUFA) seperti EPA dan DHA. Studi ini mengaitkan konsumsi ikan berlemak dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular, termasuk stroke, penyakit jantung koroner, hipertensi, dan aritmia.

Baca juga: Mulai Cintai Diri Sendiri, Cara Self Care Sederhana Wajib Dilakukan Secara Rutin

Konsumsi ikan dalam jumlah cukup berkorelasi dengan rendahnya risiko penyakit jantung koroner, dengan takaran ideal sekitar 60 gram per hari atau setara dua ons.

Pada jurnal stkipmb, juga menyebutkan asam lemak omega-3 pada ikan tuna membantu mencegah pembentukan plak aterosklerotik di arteri dan mengurangi risiko aritmia jantung, yang merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular.

Jika konsumsi tuna secara teratur menjaga peningkatan kesehatan endotel dan elastisitas pembuluh darah, menjaga sirkulasi darah tetap lancar. 

Selain baik untuk jantung, kandungan pada ikan tuna juga baik  bagi kesehatn mental. Konsumsi tuna secara teratur membantu stabilkan suasana hati dan kurangi gejala depresi ringan sampai sedang. Studi yang diterbitkan di Archives of General Psychiatry telah mengeksplorasi potensi efek antidepresan dari omega-3.

Baca juga: Waspadai Gajala Ginjal Jika Ciri-ciri ini Muncul di Pagi Hari

DHA dan EPA diyakini berperan dalam fungsi neurotransmitter di otak, yang mempengaruhi suasana hati dan emosi. Kandungan DHA ini lah yang membantu komponen strktural otak dalam meningkatkan fungsi kognitif, perhatia, memori, dan membantu lindungi otak dari penurunan kognitif usia. 

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.