Pagi di Garut Dingin, Suhu Bisa 13 Derajat Celcius, Berikut Penjelasan BMKG


Beberapa hari terakhir suhu di sejumlah wilayah di Indonesia termasuk Garut terasa sangat dingin.

Tadi pagi, suhu di Garut menurut pantauan Infogarut mencapai 13 derajat celcius.

Biasanya, suhu dingin terasa ketika malam hingga menjelang pagi hari.

Suhu dingin biasanya terjadi di bulan-bulan puncak kemarau, yang berkisar antara 14-21 derajat Celcius.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), suhu dingin akan berlangsung mulai bulan Juli hingga September, ditandai dengan adanya pergerakan angin dari arah timur yang berasal dari benua Australia.

Seperti dikutip dari Kompas.com, Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Miming Saepudin menjelaskan, bahwa fenomena suhu udara dingin sebetulnya merupakan peristiwa alamiah yang umum terjadi pada bulan-bulan puncak musim kemarau.

Miming menyampaikan, periode puncak musim kemarau ditandai oleh pergerakan angin dari arah timur yang berasal dari Benua Australia.

Pada bulan Juli, lanjut dia, wilayah Australia berada dalam periode musim dingin. Adanya pola tekanan udara yang relatif tinggi di Australia menyebabkan pergerakan massa udara dari Australia menuju Indonesia atau dikenal dengan istilah Monsoon Dingin Australia. 

“(Monsoon) bertiup menuju wilayah Indonesia melewati perairan Samudra Indonesia yang memiliki suhu permukaan laut juga relatif lebih dingin,” ujar Miming.

Hal itu mengakibatkan suhu di beberapa wilayah Indonesia terutama bagian selatan khatulistiwa seperti Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara terasa lebih dingin.


0 Komentar :

    Belum ada komentar.