Pengeluaran Rata-rata Perkapita Garut Tahun 2023 Menjadi Paling Rendah di Jawa Barat
Pengeluaran rata-rata per kapita adalah biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi semua anggota rumah tangga selama sebulan. Pengeluaran rata-rata ini terdiri dari pembelian, pemberian dan produksi sendiri. Berdasarkan data ini pengeluaran rata-rata perkapita dibagi menjadi dua menjadi yakni pengeluaran makanan dan non-makanan.
Pengeluaran rata-rata perkapita ini mencermikan kesejahteraan masyarakat. Sehingga semakin besar pengeluaran perkapitanya maka dapat dikatakan bahwa kesejehtaraan masyarakat tersebut tinggi. Rata-rata pengeluaran perkapita Jawa Barat untuk makanan sebesar Rp761.832 dan non-makanan Rp805.834.
Garut menjadi daerah dengan pengeluaran per kapita terendah di Provinsi Jawa Barat. Pengeluaran per kapita rata-rata masyarakat Garut di tahun 2023 sebesar Rp1.039.588 perbulannya. Pengeluaran perkapita makanan masyarakat Garut tahun 2023 sebesar Rp588.794 dan non makanan sebesar Rp858.077.
Pengeluaran perkapita yang rendah ini menunjukkan bahwa kemampuan masyarakat Garut untuk membeli barang dan jasa sangatlah terbatas. Pengeluaran perkapita ini bisa menjadi indikator kondisi perekonomian di Garut dalam keadaan yang buruk.
Angka pengeluaran perkapita juga merupkan salah satu indikator untuk mengukur Indeks Pembangunan Manusia yang merupakan tolak ukur utama dari kesejahteraan masyarakat. Jadi pengeluaran rata-rata per kapita tentunya mempengaruhi angka IPM.
Sehingga dapat dilihat mengapa angka IPM Garut terhitung rendah di Jawa Barat dikarenakan pengeluaran rata-rata per kapitanya rendah. Pengeluaran rata-rata per kapita rendah ini berkaitan dengan pendapatan masyarakat Garut masih rendah.
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.