Ramadhan Tiba, ini Tips Simpan Bumbu Halus untuk Stok Makanan
Jelang Ramadhan, banyak orang yang sudah mempersiapkan menu makanan. Salah satunya stok bumbu halus yang disimpan di kulkas agar lebih awet.
Bumbu halus digunakan sebagai resep setiap makanan. Bumbu tersebut yang merupakan racikan dari berbagai bahan rempah yang sudah di blender. Sehingga pastinya menjelang Ramadhan, bumbu ini akan lebih memudahkan untuk siap dimasak pada menu makanan.
Jadi, ketika sudah mempunyai stok bumbu halus akan memudahkan untuk masak dan menghemat waktu masak. Apalagi untuk bulan Ramadhan, stok bumbu halus akan semakin lebih banyak dibutuhkan untuk menu berbuka apalagi sahur.
Baca juga: Sebentar Lagi Ramadhan, Umat Islam Wajib Tahu Ketentuan Bayar Fidyah Jika Hutang Puasa Belum Dibayar
Berikut tips yang perlu dilakukan untuk simpan bumbu halus menjelang ramadhan.
1. Membeli Sesuai dengan Kebutuhan
Kamu harus memperhatikan berapa banyak kebutuhan bumbu yang akan dipakai dan dibutuhkan. Harus mempunyai perencanaan menu yang akan dibuat selama Ramadhan, sehingga bisa memperkirakan seberapa banyak bumbu yang diperlukan. Sebaiknya menu yang direncanakan berbeda tiap minggunya, sehingga bumbu halusnya pun untuk persediaan satu minggu. Setelah itu, menu bisa diganti agar tidak bosan.
2. Simpan dengan Wadah yang Kedap Udara
Ketika sudah membeli bumbu halus, atau membuat bumbu halus sendiri, kamu perlu menyimpannya dalam wadah yang kedap udara. Apalagi bumbu tersebut baik jika disimpan di dalam kulkas aatau freezer. Karena bumbu halus dapat bertahan selama 3 bulan, jika disimpan di freezer. Jika di kulkas, simpan dibagian bawah, namun dengan batas waktu lebih pendek.
Baca juga: Libur Imlek 2026 Berdekatan dengan Ramadan, Bagaimana Ketentuannya?
3. Hindari Wadah Terlalu Penuh
Penyimpanan bumbu halus dalam wadah sebaiknya jangan terlalu penuh. Sisakan sedikit ruang supaya bumbu tetap segar. Ruang tersebut memungkinkan adanya sirkulasi udara. Jika terlalu penuh, menyebabkan bumbu mudah menempel dengan penutup wadah dan bersemtuh langsung dengan embun sisa air.
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.