Beranda Satu Tahun Syakur-Putri Pimpin Garut: Hasanuddin Sebut Ujian Sesungguhnya Ada di Tahun Kedua
ADVERTISEMENT

Satu Tahun Syakur-Putri Pimpin Garut: Hasanuddin Sebut Ujian Sesungguhnya Ada di Tahun Kedua

1 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Satu Tahun Syakur-Putri Pimpin Garut: Hasanuddin Sebut Ujian Sesungguhnya Ada di Tahun Kedua

Garut, infogarut.id– Genap sudah satu tahun pasangan Bupati Abdusy Syakur Amin dan Wakil Bupati Putri Karlina menakhodai Kabupaten Garut sejak dilantik pada 20 Februari 2025 lalu. Memasuki momen refleksi satu tahun kepemimpinan ini, berbagai tanggapan mulai muncul terkait progres pembangunan di Kota Intan.

Ketua Penasehat Ekspedisi 57, Hasanuddin, turut memberikan pandangannya. Menurutnya, kinerja signifikan dari pasangan Syakur-Putri diprediksi baru akan benar-benar teruji dan terlihat dampaknya pada tahun kedua masa jabatan mereka.

Baca Juga: Warga Selatan Siap-siap! Bupati Syakur Pantau Langsung Rencana Pembangunan Jalan Singajaya-Banjarwangi-Cibalong

Transisi Anggaran dan Kultur Birokrasi Hasanuddin menjelaskan bahwa pada tahun pertama pemerintahan, seorang kepala daerah biasanya masih menjalankan struktur anggaran yang disusun oleh pemerintahan sebelumnya. Oleh karena itu, arah kebijakan yang sepenuhnya selaras dengan visi-misi Syakur-Putri baru akan optimal setelah penyesuaian APBD dilakukan secara mandiri.

"Perubahan nyata itu biasanya mulai terasa di tahun kedua. Di situlah alokasi anggaran sudah benar-benar disesuaikan dengan program prioritas kepala daerah yang baru," ujar Hasanuddin pada Senin (23/2/2026).

Selain persoalan anggaran, tantangan besar lainnya adalah melakukan reformasi kultur birokrasi. Setelah satu dekade berada di bawah pola kepemimpinan sebelumnya, Syakur-Putri diharapkan mampu membawa budaya kerja baru yang lebih responsif dan inovatif agar perubahan di Garut berjalan berkelanjutan.

Fokus Pemerataan: Jangan Hanya di Kota Dalam catatannya, Hasanuddin juga menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan. Ia mendorong agar pembangunan tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan, tetapi juga menjangkau wilayah Garut Utara dan Garut Selatan demi menjawab ketimpangan wilayah.

Tak hanya itu, sinkronisasi dengan kebijakan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto serta Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dipimpin Dedi Mulyadi dianggap sangat krusial. Hal ini bertujuan agar dukungan anggaran dan efektivitas pembangunan di daerah semakin kuat.

Baca Juga: Bupati Garut Tegaskan ASN Tak Boleh Turunkan Etos Kerja Selama Ramadan 1447 H

Tiga Harapan untuk Masa Depan Garut Sebagai penutup, Hasanuddin merumuskan tiga poin harapan bagi kepemimpinan Syakur-Putri ke depan:

  1. Kepemimpinan Visioner: Membangun fondasi kepemimpinan yang kuat dan berorientasi masa depan.

  2. Pemerataan Pembangunan: Memastikan seluruh pelosok Garut merasakan dampak pembangunan.

  3. Partisipasi Publik: Memperkuat transparansi dan melibatkan masyarakat sipil dalam setiap perencanaan daerah.

"Dengan sinergi dan reformasi yang konsisten, Garut punya peluang besar untuk mengalami lompatan signifikan dalam hal pembangunan dan kesejahteraan warga," pungkasnya.

Bagaimana menurut Wargi Garut? Apa perubahan paling terasa yang sudah kamu rasakan selama setahun kepemimpinan Syakur-Putri? Tulis di kolom komentar ya!

ADVERTISEMENT

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.