Beranda Sejarah Pembangunan Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Tol Cipali)

Sejarah Pembangunan Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Tol Cipali)

5 bulan yang lalu - waktu baca 2 menit

Jalan Tol Cikopo-Palimanan, yang lebih dikenal sebagai Tol Cipali, adalah salah satu proyek infrastruktur penting di Indonesia. Dikelola oleh PT Lintas Marga Sedaya, yang juga dikenal sebagai ASTRA Tol Cipali, tol ini diresmikan pada 13 Juni 2015 dan memiliki panjang sekitar 116,75 kilometer. Tujuan utama pembangunan Tol Cipali adalah untuk mempersingkat perjalanan dari Cikampek ke Palimanan hingga 40 kilometer jika dibandingkan dengan jalur Pantura. Keberadaan tol ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengembangkan jaringan Tol Trans Jawa, yang diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor, seperti industri, perumahan, perkantoran, pariwisata, dan agribisnis.

 

Awal Proyek 

Rencana pembangunan Tol Cipali pertama kali dicanangkan pada era pemerintahan Presiden Soeharto pada tahun 1996. Proyek ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di Jalur Pantura, yang terkenal padat dan sering mengalami kemacetan panjang. Namun, krisis moneter yang melanda Indonesia pada tahun 1998 menyebabkan proyek ini tertunda dan tidak ada kejelasan mengenai kelanjutannya selama bertahun-tahun.

 

Pembangunan Tol Cipali kembali mendapatkan perhatian pada tahun 2006 di bawah kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Meskipun begitu, realisasi proyek ini baru benar-benar terjadi di era Presiden Joko Widodo. Dengan komitmen kuat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur nasional, proyek ini dimasukkan dalam agenda prioritas pemerintah.

 

Biaya dan Struktur Pembangunan

Tol Cipali dikelola oleh PT Lintas Marga Sedaya dengan masa konsesi selama 40 tahun. Proyek ini membutuhkan investasi sebesar Rp 13,7 triliun dan lahan seluas 1.080,69 hektare. Jalan tol ini terdiri dari enam seksi, yaitu:

  1. Seksi 1: Cikopo - Kalijati

  2. Seksi 2: Kalijati - Subang

  3. Seksi 3: Subang - Cikedung

  4. Seksi 4: Cikedung - Kertajati

  5. Seksi 5: Kertajati - Sumberjaya

  6. Seksi 6: Sumberjaya - Palimanan

Dengan diluncurkannya enam seksi ini, Tol Cipali berhasil beroperasi dan memberikan akses yang lebih cepat dan efisien bagi pengguna jalan.

Peresmian 

Peresmian Tol Cipali dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada 13 Juni 2015, yang menandai pencapaian penting dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. Keberadaan jalan tol ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah, mempermudah distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah yang dilalui.

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.