Sempat Unggul, Elektabilitas Helmi - Yudi Disalip Syakur - Putri
Indikator Politik Indonesia lembaga survei melakukan survei di Kabupaten Garut untuk menguji Elektabilitas calon bupati Garut sebanyak dua kali. Pertama pada 2 - 8 Agustus 2024 dan 21 - 26 Oktober 2024. Survei ini melibatkan 1500 sampel dengan kriteria usia lebih dari 17 tahun.
Sampel ini dieproleh dengan menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error 2.6 persen, tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel ini berasal dari 42 kecamatan yang ada di Garut yang sudah terdistribusi secara proporsional.
Metode survei ini menggunakan wawancara tatap muka yang langsung didamping oleh pewawancara yang terlatih. Dalam proses wawancara terdapat dua simulasi. Simulasi pertama menggunakan nama calon bupati dan simulasi kedua dengan menggunakan pasangan calon.
Survei pertama (2 - 8 Agustus 2024) dengan mengggunakan dua simulasi ini diungguli oleh pasangan Helmi - Yudi. Simulasi pertama yakni menggunakan nama calon sebagai berikut :
-
Helmi Budiman (67,7 persen)
-
Abdusy Syakur Amin (12,8 persen)
-
Tidak tahu / rahasia (19,5 persen)
Simulasi kedua dengan menggunakan pasangan calon dengan hasil sebagai berikut :
-
Helmi Budiman - Yudi Nugraha (68,43 persen)
-
Abdusy Syakur Amin - Putri Karlina (13,5 persen)
-
Tidak tahu / rahasia (18,2 persen)
Elektabilitas Helmi - Yudi di survei pertama Indikator Politik Indonesia lebih unggul daripada Syakur - Putri. Namun, elektabilitas calon bupati ini berubah di bulan Oktober 2024 di mana elektabilitas Syakur - Putri mulai menyaingi Helmi - Yudi.
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.