Stasiun Tertinggi di Indonesia Berada di Kota Swiss Van Java
Kabupaten Garut merupakan salah satu kota di Jawa Barat yang mempunyai julukan Swiss Van Java. Dengan keanekaragaman alam yang ada disini, membuat Garut menjadi tujuan tempat rekreasi banyak orang. Termasuk para kaum kolonial penjajah di masa sebelum kemerdekaan Indonesia.
Keindahan serta manfaat dari sumber daya alam yang ada di Garut, menjadikan kaum kolonial menjadikannya sebagai sumber jajahan mereka. Tanam paksa yang berhasil dilakukan kaum kolonial, menjadikan meningkatnya pendapatan mereka yang dihasilkan dari sumber daya alam Garut.
Bahkan kaum kolonial sampai membuat jalur kereta api untuk memudahkan akomodasi pengangkutan hasil dari pertanian, kehutanan dan perkebunan yang ada di wilayah pedalaman Garut. Seperti wilayah Cikajang, yang berada di wilayah tinggi Garut. Kaum kolonial membuat stasiun yang berada di ketinggian 1.246 meter dibawah permukaan laut yaitu Stasiun Cikajang.
Stasiun ini tercatat merupakan stasiun tertinggi yang ada di Indonesia pada masanya. Stasiun yang dibangun di kawasan perkebunan Cisurupan ini cukup berdekatan dengan Pasar Cikajang. Lokasinya yang lumayan strategis ini, memudahkan para pedagang dari kota Garut untuk berjualan di Pasar Cikajang,
Stasiun Cikajang ini menjadi stasiun akhir dari jalur Garut - Cikajang. Terdapat gudang yang dipergunakan untuk penyimpanan sementara barang yang akan dibawa atau diturunkan. Akan tetapi, Stasiun Cikajang ini tidak dilengkapi dengan round table atau landasan putar lokomotif yang berfungsi untuk memutar lokomotif yang menghadap kedepan.
Sehingga saat perjalanan kembali dari Cikajang menuju Garut, lokomotif bergerak mundur. Hal ini terjadi, sebab awal rencana dibangunnya Stasiun Cikajang ini bukan sebagai stasiun akhir, melainkan sebagai stasiun antara yang tidak memerlukan round table tadi.
Sebenarnya rencana awal dari pembangunan jalur kereta api Garut - Cikajang ini ingin dilanjutkan hingga Pameungpeuk. Namun terdapat kendala ekonomi saat itu, maka Stasiun Pameungpeuk yang harusnya menjadi stasiun akhir.
Sayangnya, operasional kereta api jalur Garut - Cikajang ini secara resmi ditutup pada tahun 1982. Penyebab ditutupnya operasional kereta api Garut - Cikajang ini sebab kalah persaingan dengan angkutan jalan raya yang saat itu sudah cukup menjamur di masyarakat.
Kini stasiun tertinggi yang aktif dipegang oleh Stasiun Nagreg, yang berada pada ketinggian 848 meter dibawah permukaan laut. Stasiun ini juga sudah beroperasi lama sejak tahun 1890.
Sumber:
Iwan Hermawan, Jalur Garut - Cikajang : Perkembangan Keretaapian di Selatan Jawa Barat Masa Kolonial , Jurnal Panalungtik Vol. 5, No. 1 2022.
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.