Beranda Tak Perlu ke Luar Kota, Klinik Pusat Pelayanan Jantung Hasna Medika Kini Hadir di Garut

Tak Perlu ke Luar Kota, Klinik Pusat Pelayanan Jantung Hasna Medika Kini Hadir di Garut

1 tahun yang lalu - waktu baca 2 menit
Lokasi Klinik Utama Jantung Hasna Medika Garut di Jalan Otista, Pasawahan, Kec. Tarogong Kaler, Garut.

Akhirnya Garut mempunyai pusat pelayanan jantung, yakni Klinik Utama Jantung Hasna Medika yang berada di Jalan Otista, Pasawahan, Kec. Tarogong Kaler, Garut.

Klinik Utama Jantung Hasna Medika Garut yang merupakan cabang ke-10 ini baru saja menggelar Grand Opening pada Minggu (8/10/2023).

"Masyarakat yang ada di Kabupaten Garut tidak perlu lagi berlomba berduyun-duyun untuk berobat (kesehatan jantung) ke Bandung dan sekitarnya, bisa diselesaikan di Hasna Medika Garut," kata Direktur Utama PT Hasna Medika Grup, dr. Gugun Iskandar Hadiyat, Sp.JP, FIHA, FAsCC.

Ia berharap, Hasna Medika Garut dalam dua tahun ke depan bisa terus berkembang menjadi rumah sakit jantung. 

dr. Gugun menambahkan, pihaknya akan terus berusaha memberikan pelayanan yang terbaik, apalagi ke depan Hasna Medika Group akan melayani pasien dari BPJS Kesehatan.

"Nanti ke depan di entitas yang lain juga 90-95 persen yang berobat ke Hasna Medika Group itu adalah pasien BPJS Kesehatan, jadi tidak ada lagi nanti masyarakat yang tidak mendapatkan pelayanan karena sakit jantung itu tidak mendapat pelayanan," katanya.

Bupati Garut Rudy Gunawan yang turut hadir di peresmian Hasna Medika Garut mendukung hadirnya klinik jantung tersebut di wilayahnya. Fasilitas kesehatan jantung kini lebih dekat sehingga masyarakat Garut tidak perlu lagi jauh-jauh berobat ke luar kota.

"Fasilitas ini (Hasna Medika Garut) bagus luar biasa ya dari PES juga bisa ke atas lah, sudah memenuhi standar lebih dari standar jadi tidak kalah dengan rumah sakit yang ada di Pondok Indah Jakarta," katanya.

Rudy menambahkan, saat ini Kabupaten Garut masih kekurangan fasilitas rawat inap atau bed. 

Ia mengungkapkan berdasarkan standar organisasi kesehatan dunia atau WHO, dari 2,7 juta penduduk Garut seharusnya minimal ada 2.700 bed. Namun saat ini baru ada 1.200-an sehingga masih kekurangan 1.500 bed.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan di Garut sendiri penyakit jantung menduduki ranking tiga ranking tiga se-Jawa Barat.

"Di garut itu ranking ke-3 ranking ke-1 adalah TBC, ranking ke-2 nya ada penyakit dalam, ranking ke-3 itu ada jantung," kata Bupati Garut.

Klinik Utama Jantung Hasna Medika Garut sendiri, saat ini memiliki 20 tempat tidur atau bed.

Adapun fasilitas pelayanannya terdapat klinik spesialis, rawat inap, EKG, Echocardiografi, treadmill test, holter monitor, dan ABPM. Selain itu, terdapat pula fasilitas labolatorium, farmasi, medical check up dan homecare.

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.