ADVERTISEMENT
Beranda Tertinggi ke-3 di Indonesia! Inilah Pesona Stasiun Cipeundeuy yang Menjadi Penjaga Jalur Ekstrem Garut
ADVERTISEMENT

Tertinggi ke-3 di Indonesia! Inilah Pesona Stasiun Cipeundeuy yang Menjadi Penjaga Jalur Ekstrem Garut

3 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Tertinggi ke-3 di Indonesia! Inilah Pesona Stasiun Cipeundeuy yang Menjadi Penjaga Jalur Ekstrem Garut, Source: Instagram @jalur5

Stasiun Cipeundeuy Garut merupakan stasiun tertinggi ke-3 di Indonesia yang berperan penting menjaga keselamatan perjalanan kereta api di jalur pegunungan Jawa Barat.

Stasiun Cipeundeuy Garut merupakan salah satu stasiun kereta api paling unik di Indonesia karena berada di kawasan pegunungan dengan lintasan ekstrem. Selain menyimpan nilai sejarah yang panjang, stasiun ini memiliki peran vital dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api lintas selatan Jawa Barat.

Baca juga: Jembatan Kereta Api Citiis, Jembatan KA Aktif Penghubung Jalur Cicalengka–Garut

Sejarah Stasiun Cipeundeuy Garut

Stasiun Cipeundeuy Garut beroperasi sejak tahun 1893 pada masa pemerintahan Hindia Belanda yang terletak di Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Dengan ketinggian sekitar 772 meter di atas permukaan laut, tempat perhentian ini tercatat sebagai stasiun aktif tertinggi ketiga di Indonesia.

Kehadiran stasiun ini berkaitan erat dengan pembangunan jalur kereta api di wilayah Priangan Timur. Waktu itu, pemerintah kolonial Belanda membangun jalur pegunungan, terowongan, hingga stasiun tinggi untuk mengangkut hasil perkebunan dan sumber daya alam Jawa Barat.

Wajib Berhenti 10 Menit

Berbeda dengan stasiun lainnya, seluruh kereta api yang melintasi Stasiun Cipeundeuy Garut diharuskan berhenti sekitar 10 menit. Kebijakan tersebut berlaku untuk semua kelas kereta api, mulai dari ekonomi, bisnis, hingga eksekutif tanpa adanya pengecualian.

Melansir dari Good News From Indonesia, pengecekan ini dilakukan karena jalur setelah stasiun memiliki turunan curam serta medan yang ekstrem. Petugas memastikan sistem pengereman serta rangkaian kereta api dalam kondisi optimal sebelum meneruskan perjalanan.

Pelajaran dari Tragedi

Penerapan pemeriksaan ketat di Stasiun Cipeundeuy Garut tidak terpisahkan dari tragedi kecelakaan kereta api yang terjadi pada tahun 1995. Insiden tersebut terjadi di KM 241 antara Stasiun Cipeundeuy dan Trowek, Tasikmalaya, yang menelan puluhan korban jiwa.

Menurut berbagai laporan, kecelakaan tersebut disebabkan oleh gangguan sistem rem saat kereta api sedang melintasi jalur turunan. Sejak saat itu, prosedur keselamatan diperketat hingga Stasiun Cipeundeuy dijadikan sebagai titik penting pemeriksaan teknis kereta api.

Baca juga: Bikin Takjub! ini dia Jalur Kereta Api Terindah di Indonesia

Jadi Warginet, Stasiun Cipeundeuy Garut bukan sekadar stasiun kecil di jalur selatan, melainkan sebagai penjaga keselamatan di lintasan pegunungan ekstrem. Dari sejarah kolonial hingga peran strategisnya saat ini, stasiun tersebut menjadi bukti pentingnya keselamatan dalam perjalanan kereta api.

ADVERTISEMENT

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.

ADVERTISEMENT