Wagub Uu Akui Penanganan Masalah Sosial di Jabar Belum Maksimal

Wagub Uu Akui Penanganan Masalah Sosial di Jabar Belum Maksimal

Penanganan masalah kemanusiaan di Jawa Barat dinilai masih belum maksimal. Hal itu diakui oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum.

Seperti dikutip dari wartaekonomi.co.id, Wagub Uu menyampaikan, Pemprov Jabar belum mampu memenuhi permintaan seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan bantuan kesehatan, ekonomi, maupun pendidikan.

"Ini semua tidak mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat karena keterbatasan dana," kata Uu kepada wartawan usai membuka pelatihan Jurnalis Tanggap Bencana di Kabupaten Garut, Rabu (10/8/2022).

Ia berharap, kota/kabupaten membentuk lembaga layanan cepat untuk penanganan masalah sosial bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan. Dia pun mencontohkan Jabar Quick Response (JQR) yang dibentuk oleh Ridwal Kamil sejak menjabat sebagai Gubernur Jabar.

"Maka ide Pak Gubernur membuat Jabar Quick Response adalah salah satu jawaban terhadap respon masyarakat yang ingin dibantu, direspons oleh pemerintah," kata mantan Bupati Tasikmalaya itu.

Uu berharap adanya lembaga gerakan sosial di kota/kabupaten itu nantinya bisa membantu JQR di tingkat provinsi yang selama ini masih keterbatasan personel.

Keberadaan JQR pun, kata dia, diharapkan ketika kepemimpinan dijabar sudah berganti masih tetap melayani masyarakat yang membutuhkan pertolongan sosial.

"Harapan kami Jabar Quick Response ini sekalipun kepemimpinannya berganti, tetep Jabar Quick Response ingin ada selamanya, yang merupakan mitra Pemerintah Provinsi Jawa Barat sampai kapanpun sampai kiamat (karena) sangat dibutuhkan oleh masyarakat," jelas Wagub Jabar.


Baca lainnya

0 Komentar :

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.