Aksi Unjuk Rasa Jilid 2, Ribuan Nakes Honorer Tagih Janji Manis Pemkab Garut


Ribuan tenaga kesehatan (nakes) yang tergabung dalam Forum Komunikasi Honorer Nakes (FKHN) dan Non Nakes Garut kembali berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Garut, Senin (4/7/2022). 

Sebelumnya, para nakes beberapa waktu yang lalu juga berunjuk rasa di gedung DPRD Garut.

Seperti dikutip dari Tribunjabar.id, pada unjuk rasa kali ini mereka meminta bupati Garut agar menambah kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjuan Kerja (PPPK) untuk tenaga kesehatan.

Salah satu orator dalam unjuk rasa siang tadi menagih janji manis Pemkab yang akan memberikan posisi terbaik di dunia kesehatan.

Janji tersebut diucapkan saat mereka berjuang sebagai garda depan dalam penanganan Covid-19.

Tak lama berselang, Bupati Garut, Rudy Gunawan datang ke gedung DPRD Garut dan menerima audiensi para Nakes honorer tersebut.

Pihaknya bersama 50 anggota DPRD Garut menyatakan setuju dengan salah satu tuntutan dari audiensi, yakni terkait penambahan jumlah formasi dalam seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) tahun ini.

"Insyaallah-lah kita akan melakukan yang terbaik kita bersama-sama, yang penting bahwa pemerintah daerah dan 50 anggota DPRD beritikad baik, semuanya beritikad baik (dan akan) tambah kuota," katanya.

Seperti diketahui, Pemkab Garut hanya mengusulkan 100 formasi PPPK tenaga kesehatan dari 2.064 orang yang terdata dalam Sistem Sumber Daya Manusia Kesehatan (SISDMK).

100 formasi tersebut dengan rincian 75 orang untuk di Dinas Kesehatan (Dinkes) dan 25 orang untuk ditempatkan di rumah sakit.

"Kami khawatir kalau kuota hanya 100 bagi nakes karena kemungkinan pada 2023 pelayanan kesehatan bisa runtuh. Saya kira yang menjadi pemikiran bersama," ujar Wakil Ketua Komisi IV DPRD Garut, Karnoto.


0 Komentar :

    Belum ada komentar.