Babancong, Landmark Garut yang Sangat Bersejarah


Kota Garut kaya akan sejarah, sehingga tak aneh bila setiap sudutnya memiliki bangunan bersejarah yang menjadi cagar budaya. Beberapa bangunan itu bahkan menjadi ikon dari Kota Garut. Bahkan, Garut memiliki sebuah bangunan monumental yang unik dan konon hanya ada satu-satunya di Indonesia. Apakah itu?

Babancong merupakan bangunan kecil mirip pesanggarahan atau tempat istirahat milik pemerintah yang berbentuk panggung. Berada di sisi selatan alun-alun Garut. Luasnya mencapai 15 meter persegi dengan tinggi panggung atau kolong sekitar 2 meter, bangunan ini memiliki 8 tiang sebagai penyangga atap berbentuk payung geulis dengan ketinggian 7 meter. 

Babancong didirikan pada tahun 1813 bersamaan dengan Gedung Pendopo, Alun-Alun, Masjid Agung, dan kantor keresidenna saat pembangunan ibukota Kabupaten Limbangan. Pada tahun itu pula muncul sebutan Garut yang kemudian mengganti nama Kabupaten Limbangan. 

Pada masa penjajahan, Babancong memiliki fungsi sebagai tempat petinggi Belanda beristirahat dan menyaksikan berbagai pertunjukan yang digelar masyarakat Garut saat itu. Warga Belanda duduk di Babancong karena enggan berbaur dengan masyarakat. 

Babancong Garut juga menjadi saksi Presiden Soekarno yang pernah berpidato di atas podium di hadapan ribuan masyarakat Garut pada tahun 1960-an. Soekarno menyebut Garut sebagai Kota Intan dan memberikan penghargaan adipura karena kebersihan dan tata kota yang rapi. 

 

Sumber foto: Jelajah Garut


0 Komentar :

    Belum ada komentar.