Bagaimana Rumah Ideal Untuk Isolasi Mandiri? Ini Tips dari Arsitek

Bagaimana Rumah Ideal Untuk Isolasi Mandiri? Ini Tips dari Arsitek

Ruangan rumah yang ideal menjadi salah satu kunci kesembuhan pengidap COVID-19 saat melakukan isolasi mandiri di rumah. Isolasi mandiri menjadi salah satu metode yang tepat untuk melakukan proses penyembuhan pengidap COVID-19 saat kapasitas rumah sakit sedang penuh. Selain itu, isolasi mandiri juga dapat menjaga pasien untuk mengurangi kontak dengan orang lain demi mengurangi penyebaran COVID-19. 

Namun, isolasi mandiri di rumah juga perlu memperhatikan standar ruangan yang ideal untuk menunjang kesembuhan pasien serta menjaga kontak dari keluarga. Seorang arsitek yang tergabung dalam Yayasan Arsitektur Hijau Nusantara (Yahintara) dari Garut, Ruli Oktavian, memberikan tips mengenai hal tersebut.

“Saat pandemi juga, kita perlu memikirkan kriteria rumah sehat itu seperti apa. Idealnya, kriteria umum rumah sehat itu seluas 8x8 meter persegi untuk satu orang. Tapi, mayoritas masyarakat kadang tidak memenuhi standar ideal itu. Tapi tentunya ada cara untuk mengupayakan hal tersebut, belum lagi apabila melakukan isolasi mandiri,” kata Ruli dalam live Instagram Infogarut pada Sabtu (26/6).

Ruli mengatakan, yang aspek paling penting bagi keluarga yang melakukan isolasi mandiri adalah ruangan kamar dan kamar mandi terpisah. Namun, Ruli memberikan tips untuk keluarga yang hanya memiliki satu kamar dan satu kamar mandi saja.

 

Ruangan Ideal untuk Isolasi Mandiri

  • Kamar dengan jendela untuk ventilasi udara
  • Kamar yang terkena sinar matahari
  • Menggunakan kipas angin untuk membantu sirkulasi udara mengarah ke luar rumah
  • Ruangan kamar dekat toilet
  • Membuat jadwal pemakaian toilet dengan anggota keluarga
  • Menyiapkan disinfektan di tiap ruangan

 

Ruli menerangkan bahwa poin paling wajib dari ruangan yang dapat menunjang kesembuhan pengidap COVID-19 adalah adanya ventilasi udara dan sinar matahari. Ventilasi udara dapat membantu menyaring udara dan ruangan dengan akses sinar matahari dapat membuat waktu hidup virus makin pendek. 

Apabila warga tinggal di wilayah pemukiman padat yang menghalangi masuknya sinar matahari dan sirkulasi udara, warga disarankan melakukan isolasi terpusat. Warga dapat mengontak pihak puskesmas terdekat untuk melakukan isolasi mandiri.

Menurut Ruli, ruangan ideal saat pandemi merupakan hal yang penting. Ia menyarankan pemerintah desa untuk membangun ruangan publik yang dapat masyarakat pakai bersama di wilayah desa. 

“Karena pandemi, masyarakat berubah. Ilmu arsitektur pun berubah. Desain rumah pun akan mengalami perubahan. Jendela dan ventilasi ruangan sangat penting dan menjadi prioritas dalam membangun rumah”, ucap Ruli.


Baca lainnya

0 Komentar :

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.