Bedah Angka Stunting Garut yang Disebutkan Oleh Helmi Budiman Pada Debat Perdana
Dalam debat perdana calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Garut yang dilaksanakan pada 23 Oktober 2024 lalu, Helmi Budiman calon bupati nomor urut 01 sempat menyebutkan bahwa Kabupaten Garut berhasil menurunkan angka stunting dari 43 persen menjadi 11,66 persen.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat , angka stunting di Kabupaten Garut pada tahun 2018 mencapai 43,2 persen. Angka tersebut merupakan angka stunting terbesar bagi Kabupaten Garut karena pada tahun 2017 angka stunting Kabupaten Garut hanya 24,9 persen.
Dengan angka tersebut pada tahun 2017 - 2018 Garut dinobatkan sebagai daerah dengan angka tertinggi di Jawa Barat. Tidak mudah untuk menurunkan angka stunting di Garut. Angka stunting di Garut sangatlah dinamis, mengalami kenaikan dan penurunan.
Pada tahun 2018 angka stunting Garut mengalami penurunan yang cukup besar menjadi 34,4 persen. Tahun selanjutnya 2019 juga mengalami penurunan menjadi 27,03 persen. Kemudian angka stunting di Garut mengalami peningkatan lagi di tahun 2021 menjadi 35 persen dan di tahun 2022 menjadi 35,2 persen.
Penurunan stunting di Garut terjadi di tahun 2023 yakni mencapai angka 23,6 persen. Sejak tahun 2022 Kabupaten Garut memiliki target penurunan angka stunting mencapai 14% yang mana target ini baru terealisasi pada tahun 2024. Tahun 2024 angka stunting di Kabupaten Garut sampai dengan bulan Juni 2024 mencapai 13,36 persen, mencapai target yang ditetapkan pada tahun 2022 yakni 14 persen.
Berdasarkan data yang disebutkan di atas memang benar Kabupaten Garut dapat menurunkan angka stunting sampai dengan ke angka rujukan WHO yakni 14 persen. Namun, butuh waktu selama tujuh tahun bagi Garut untuk mencapai angka 14 persen sesuai dengan standar dari WHO. Banyak program dan anggaran yang diluncurkan oleh Kabupaten Garut untuk menangani permasalah stunting tersebut.
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.