Beranda BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem di Jawa Barat, Warga Diminta Waspada Banjir dan Angin Kencang Selama Seminggu ke Depan

BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem di Jawa Barat, Warga Diminta Waspada Banjir dan Angin Kencang Selama Seminggu ke Depan

4 bulan yang lalu - waktu baca 2 menit

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Bandung mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem yang diperkirakan akan melanda sebagian besar wilayah Jawa Barat (Jabar) dalam sepekan ke depan. Perubahan musim, dari kemarau menuju musim hujan, menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan peningkatan potensi hujan dengan intensitas tinggi.

 

Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu, menjelaskan bahwa periode transisi dari musim kemarau ke musim hujan yang terjadi antara 9 hingga 15 November 2024 akan membawa dampak signifikan. Salah satunya adalah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai dengan angin kencang, terutama pada sore hingga malam hari.

 

"Pada masa peralihan ini, hujan biasanya turun tidak merata, dengan intensitas yang bervariasi, dan sering kali disertai dengan kilat, petir, dan angin kencang yang datang tiba-tiba," kata Teguh. Dia menambahkan bahwa pola hujan pada periode ini biasanya terjadi mendekati sore atau malam hari, yang bisa menimbulkan ancaman bencana alam.

 

BMKG juga memperingatkan bahwa kondisi ini dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, hingga angin kencang dalam durasi singkat. Masyarakat diminta untuk selalu waspada, terutama dalam menghadapi potensi perubahan cuaca yang cepat dan tidak terduga.

 

 

Ditulis oleh : Bunga Azriani

 

Selain itu, Teguh mengungkapkan bahwa faktor-faktor atmosfer seperti suhu udara yang tinggi dan kelembapan yang tinggi, juga dapat mempengaruhi terbentuknya awan-awan konvektif yang berpotensi menyebabkan hujan lebat dalam waktu singkat.

 

Seiring dengan peralihan musim ini, BMKG mengimbau agar masyarakat di wilayah Jawa Barat lebih berhati-hati, mempersiapkan diri menghadapi kondisi cuaca yang bisa berubah drastis, serta melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap potensi bencana yang dapat ditimbulkan oleh cuaca ekstrem.

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.