Beranda Cuaca Buruk yang Melumpuhkan Perekonomian Cikajang Garut di Tahun 1930-an

Cuaca Buruk yang Melumpuhkan Perekonomian Cikajang Garut di Tahun 1930-an

8 bulan yang lalu - waktu baca 1 menit

Hujan yang lebat terkadang menyebabkan bencana hidrometerologi seperti banjir dan longsor terutama di daerah yang memiliki banyak lereng seperti Garut. Beberapa daerah di Garut yang memiliki lereng seperti Cikajang merupakan tempat rawan bencana hidrometeorologi ketika hujan lebat terjadi.

Bahkan di Cikajang hingga Banjarwangi beberapa waktu lalu terjadi longsor yang diakibatkan oleh guyuran hujan yang deras. Ternyata, berdasarkan bukti sejarah longsor yang disebabkan oleh hujan besar sering terjadi di CIkajang dan Banjarwangi.

Pada bulan Oktober 1934 awan badai menyelimuti langit Cikajang hingga akhirnya wilayah Cikajang dan Banjarwangi diguyur hujan 250 mm. Karena hujan yang lebat tersebut menyebabkan seluruh kebun teh longsor dan merusak empat bisnis besar di Cikajang.

Selain itu, material longsoran menutup jalan utama dan memutuskan akses ke Banjarwangi sehingga membuat para pedagang Banjarwangi merugi karena jumlah konsumen berkurang karena konsumen merupakan masyarakat Cikajang. Pada saat itu butuh waktu lama untuk membersihkan material longsoran sehingga jalanan tertutup dan akses ekonomi di Cikajang dan Banjarwangi sempat lumpuh sementara.

 

 

 

 

Sumber : The News of The Day For the Dutch East Indies 

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.