Deretan Kawah di Garut, Pesona Alam dari Gunung Berapi
Kawah di Garut menyimpan keindahan alam vulkanik yang beragam, mulai dari Talaga Bodas hingga Kamojang, dan menjadi daya tarik wisata unggulan Kabupaten Garut.
Kabupaten Garut memiliki banyak kawah yang terbentuk dari aktivitas gunung berapi dan kini menjadi destinasi wisata alam. Dari kawasan pegunungan hingga area panas bumi, berikut deretan kawah di Garut yang dikenal memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri.
Baca juga: Menyusuri Keindahan Alam Kawah Kamojang, Daya Tarik dengan Seribu Kebermanfaatan
Kawah Talaga Bodas
Kawah di Garut yang paling populer salah satunya adalah Kawah Talaga Bodas yang berada pada ketinggian sekitar 1.724 mdpl. Kawah ini memiliki air dengan warna putih kehijauan hasil dari kandungan belerang tinggi serta dipercaya bermanfaat bagi kesehatan kulit.
Kawah Gunung Guntur
Gunung Guntur merupakan kawasan yang termasuk ke dalam tipe gunung berapi dengan memiliki kawah aktif. Di area ini terdapat dua kaldera besar, yakni Kaldera Pangkalan dan Kaldera Gandapura, hasil dari letusan dahsyat ratusan tahun lalu.
Kawah Papandayan
Kawah di Garut selanjutnya berada di Gunung Papandayan yang terkenal mudah diakses bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas seperti camping, menjelajah hutan mati, hingga berendam di kolam air panas.
Kawah Darajat
Kawah di Garut yang berada di kawasan Darajat memiliki luas hingga 40 hektar dan berada pada ketinggian 1.920 mdpl. Selain dimanfaatkan sebagai kawasan energi panas bumi, area ini juga populer dengan pemandian air panas dan waterparknya.
Kawah Kamojang
Kawah Kamojang dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi yang tidak jauh dari perbatasan kabupaten Garut-Bandung. Kawah ini berada di ketinggian sekitar 1.730 mdpl dengan udara sejuk yang terasa dingin bagi pengunjung.
Kawah Manuk
Kawah di Garut lainnya adalah Kawah Manuk yang masih berada di kawasan Kamojang dan terletak sebelum gerbang utama. Lokasinya sering didatangi oleh pengunjung bersama dengan kawah-kawah lain di sekitarnya yang masih alami.
Kawah Kereta Api
Kawah Kereta Api merupakan kawah di Garut yang menghasilkan suara menyerupai bunyi kereta api. Kawah ini diyakini sebagai lokasi pengeboran uap panas bumi pertama pada masa kolonial Belanda.
Kawah Hujan
Kawah berikutnya dikenal dengan nama Kawah Hujan yang menyodorkan sensasi mandi uap panas. Uap yang keluar dari kawah ini diyakini dapat membantu meredakan berbagai penyakit kulit.
Kawah Saat
Tempat yang masih tersembunyi ini adalah Kawah Saat yang berada di kawasan cagar alam. Kawah ini jarang dikunjungi oleh wisatawan karena harus menggunakan simaksi dari BKSDA, dengan tujuan untuk kegiatan pendidikan atau penelitian.
Baca juga: Garut Masuk 10 Besar Wisata Favorit di Jabar Sepanjang 2025
Nah Warginet, keberagaman kawah di Garut ini memperlihatkan betapa kayanya potensi wisata alam di daerah ini. Dengan pengelolaan yang tepat,sejumlah kawah tersebut dapat terus menjadi daya tarik wisata sekaligus aset alam yang perlu dilestarikan bersama.
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.