Beranda Diduga Alami Masalah Rem, Truk Angkut Beras Terjun ke Sungai di Tanjakan Panganten Garut
ADVERTISEMENT

Diduga Alami Masalah Rem, Truk Angkut Beras Terjun ke Sungai di Tanjakan Panganten Garut

2 jam yang lalu - waktu baca 3 menit
Diduga Alami Masalah Rem, Truk Angkut Beras Terjun ke Sungai di Tanjakan Panganten Garut, Source: Z Creators/Syaiful Amin & Humas Polres Garut

Kecelakaan tunggal di Tanjakan Panganten Garut menyebabkan enam orang terluka setelah truk bermuatan beras diduga mengalami gangguan pengereman.

Kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan truk bermuatan beras terjadi di kawasan Tanjakan Panganten, Kabupaten Garut. Peristiwa tersebut mengakibatkan enam orang mengalami luka-luka setelah kendaraan diduga mengalami gangguan pengereman, Minggu, (7/6/2026).

Baca juga: Truk Mogok di Tengah Jalan Picu Kemacetan Panjang di Pasir Bajing Leles Garut

Dalam Rilis yang terima Humas Polres Garut, peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Cisandaan yang berada di wilayah Desa Pananjung, Kecamatan Pamulihan. Kendaraan yang terlibat merupakan Mitsubishi Fuso Canter berwarna kuning dengan nomor polisi Z 8230 GO.

Truk tersebut dikemudikan oleh Samsudin (29), warga Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. Saat kejadian, kendaraan sedang mengangkut sekitar 8 ton beras Bulog dengan tujuan Desa Mekarjaya, Kecamatan Bungbulang.

Kapolsek Pamulihan, IPTU Dadi Supriyadi mengatakan bahwa berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan saksi, kendaraan melaju dari arah Cikajang menuju jalur Pakenjeng-Bungbulang. Saat melintasi kawasan Tanjakan Panganten, sistem pengereman diduga tidak bekerja sebagaimana mestinya sehingga laju kendaraan sulit dikendalikan.

“Akibat tidak dapat dikendalikan, kendaraan menabrak pembatas jalan sebelum akhirnya terjun ke Sungai Cikandang yang berada di sekitar lokasi kejadian,” kata Kapolsek Pamulihan.

Akibat insiden tersebut, enam orang yang berada di dalam kendaraan mengalami luka-luka. Korban yang mengalami luka berat diketahui bernama Mulki (18) dan langsung dirujuk ke RSU dr. Slamet Garut untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Sementara itu, lima korban lainnya dilaporkan mengalami luka ringan.

Selain menyebabkan korban luka, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerusakan berat pada kendaraan. Sebagian muatan beras yang dibawa turut hanyut terbawa arus sungai sehingga kerugian materi diperkirakan mencapai Rp100 juta.

Setelah menerima laporan kejadian, personel Polsek Pamulihan segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan penanganan awal. Petugas juga mendata korban dan saksi, mengamankan barang bukti, serta membantu proses evakuasi korban ke Puskesmas Cisandaan sebelum dirujuk ke rumah sakit.

Dalam keterangannya, Dadi mengatakan petugas langsung melakukan sejumlah langkah penanganan setelah menerima laporan kecelakaan tersebut. Mulai dari pengamanan lokasi, pendataan korban dan saksi hingga membantu proses evakuasi korban sebelum penanganan lebih lanjut dilakukan oleh pihak terkait.

"Kami langsung bergerak cepat ke lokasi untuk memberikan bantuan kepada korban dan melakukan langkah-langkah kepolisian yang diperlukan. Penanganan lebih lanjut kini ditangani oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Garut," pungkas Dadi.

Polres Garut mengimbau kepada seluruh pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan sebelum melakukan perjalanan. Pemeriksaan berkala dinilai penting, terutama saat melintasi jalur menurun maupun berbukit yang memiliki tingkat risiko lebih tinggi.

Baca juga: Truk Toronton Patah As di Lebak Jero Kadungora, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

Jadi Warginet, memastikan kondisi kendaraan tetap prima sebelum digunakan merupakan langkah penting untuk menjaga keselamatan selama perjalanan. Hal tersebut menjadi semakin penting bagi kendaraan angkutan barang yang kerap melintasi jalur menurun dan berbukit.

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.