Fakta di Balik Megahnya Masjid Al-Jabbar

Fakta di Balik  Megahnya Masjid Al-Jabbar

Hampir 7 tahun lamanya waktu yang dibutuhkan, mulai dari perencanaan hingga pembangunan untuk menyelesaikan masjid kebangganan warga Jawa Barat ini. Hingga pada akhirnya Masjid Raya Al Jabbar diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat sekaligus perancangnya, yaitu Ridwan Kamil pada penghujung tahun 2022 lalu.

Di balik megah dan mewahnya masjid terapung ini, terdapat beberapa fakta menarik, yuk simak selengkapnya!

 

1. Memiliki 3 Arti

24.jpg

Gubernur Jabar sekaligus perancangnya yaitu Ridwan Kamil menyebutkan terdapat tiga arti dalam pemilihan nama Al-Jabbar:

- Singkatan Dari Jawa Barat

- Nama Asmaul Husna yang artinya Besar

- Konsep Matematika Aljabar, dimana ilmuan matematika Aljabar merupakan seorang ilmuan muslim.

 

2. Menjadi Pusat Edukasi

25.jpg

Masjid Al Jabbar bisa menjadi pusat edukasi karena terdapat perpustakaan yang nyaman dengan meja dan kursi tertata rapi, serta buku yang dapat dibaca sambil menunggu waktu salat.

Selain itu, ada juga museum sejarah Islam di Indonesia dan Jabar, serta taman-taman Nabi dan Rasul yang mengeliling bangunan utama.

 

3. Bakal Ditayangkan Dalam Sinetron Religi

2.jpeg

Direktur Utama PT Aria Puspa Nusantara, Tuti Turimayanti mengatakan, kemegahan Masjid Al Jabbar akan diekspos dalam sinetron "Surga dalam Pelukan".

Sinetron yang dimainkan langsung Ridwan Kamil itu dibuat sebanyak 30 episode dan 70 persen dan akan mengekspos kemegahan Masjid Raya Al Jabbar.

 

4. Ramah Pengunjung Lansia dan Penyandang Disabilitas

5.jpeg

Masjid Al Jabbar ini didesain ramah untuk para lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas. Seperti terdapat akses ramp dan dua lift yang memadai serta ruang wudhu dan toilet khusus difabel.

Fasilitas untuk lansia yang dihadirkan masjid ini seperti tersedianya kursi roda membuat warga penyandang disabilitas sangat antusias untuk datang ke Masjid Raya Al Jabbar.

 

5. Habiskan Anggaran Rp1 Triliun

26.jpg

Tak hanya mewah, Masjid Al-Jabbbar juga dilengkapi museum seluas 11.238,20 meter persegi di lantai dasar masjid ini. 

Masjid tersebut memiliki total luas mencapai 21.799,20 meter persegi. Pembangunan masjid ini memakan biaya sekitar Rp1 triliun dari APBD Pemprov Jawa Barat.

 


Baca lainnya

0 Komentar :

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.