Garut 'Pangirutan', Kota yang Membuat ketagihan Pengunjungnya


Berbicara tentang alam Kabupaten Garut, Jawa Barat selalu membuat bernostalgia. Pegunungan dan perbukitannya yang rindang membuat siapa pun yang melihatnya terpesona. Bahkan, udaranya yang sejuk membuat terpesona siapa saja yang pernah mampir ke Garut.

Garut Pangirutan, demikian julukan Garut sejak lama, melambangkan rasa nostalgia atau rindu bagi yang pernah berkunjung ke Garut. Keadaan ini semakin lengkap ketika ada orang-orang yang dikenal ramah dan toleran. Berada di wilayah Priangan Timur atau bagian selatan Jawa Barat. Garut sejatinya merupakan pintu masuk wilayah barat dari  kabupaten lain yang terletak di sepanjang jalur itu.

Memiliki kawasan yang sebagian besar merupakan lahan lindung menjadikan Garut indah dan bersih. Bahkan, ketika kompetisi kebersihan tingkat kabupaten pertama kali diselenggarakan pada masa pemerintahan Presiden Sukarno pada tahun 1962, Garut langsung menjadi orang pertama yang meraih penghargaan kota terbersih di Indonesia.

Saat itu, seluruh warga Garut, terutama yang berada di perkotaan, sengaja mengecat pohon-pohon tinggi kota dengan warna putih. Selain itu, pembersihan berkala berupa penyapuan jalan yang dilakukan warga sebanyak dua kali sehari membuat lingkungan sekitar Kota Garut terlihat bersih dan bebas sampah.

Sejak saat itu, pamor Garut sebagai kota terbersih di Tanah Air terus terjaga hingga pertengahan tahun 1980-an, hingga akhirnya debu letusan Gunung Galunggung menutupi sebagian besar kota Garut.

Garut sudah lama dijuluki Kota Pangirutan, sebuah istilah yang menyampaikan rasa rindu atau kerinduan bagi siapa saja yang pernah mengunjunginya. Namun berkat penataan kota yang dilakukan pemerintah daerah Garut, julukan Garut menjadi Kota Intan atau Indah, Tertib, Aman dan Nyaman.***


0 Komentar :

    Belum ada komentar.

Mungkin anda suka