Beranda Gurun di Arab Saudi Mendadak Hijau, Ini Penjelasan Ilmiahnya
ADVERTISEMENT

Gurun di Arab Saudi Mendadak Hijau, Ini Penjelasan Ilmiahnya

1 hari yang lalu - waktu baca 2 menit
Gurun di Arab Saudi Mendadak Hijau, Ini Penjelasan Ilmiahnya, Source: Al-Bahjah

Fenomena gurun di Arab Saudi hijau mengungkap sejarah Green Arabia serta upaya penghijauan jangka panjang untuk menciptakan lanskap yang lebih tangguh.

Gurun di Arab Saudi hijau menjadi fenomena yang menyita perhatian publik global, mengingat wilayah negara tersebut didominasi oleh hamparan pasir kering. Melansir dari CNBC Indonesia, perubahan ini tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan berhubungan dengan sejarah iklim masa lalu dan strategi lingkungan jangka panjang.

Baca juga: Sepenting Apakah Keberadaan Gurun bagi Keseimbangan Bumi?

Fenomena Gurun Arab Saudi Hijau

Studi ilmiah terhadap stalagmit di gua wilayah tengah mengungkapkan bahwa gurun di Arab Saudi hijau pernah menjadi lanskap subur selama hampir delapan juta tahun terakhir. Temuan tersebut memperkuat konsep Green Arabia yang sebelumnya hanya dianggap sebagai teori.

Kondisi tersebut terbentuk karena curah hujan yang tinggi, vegetasi menyebar luas, hingga tanah yang mampu menopang kehidupan berkelanjutan. Saat ini, jejak masa lalu menjadi rujukan penting dalam memahami dinamika perubahan lingkungan yang ada di kawasan Arab Saudi.

Tantangan Penghijauan Gurun

Bentang alam Arab Saudi didominasi oleh Rub’ al Khali, yaitu salah satu gurun pasir terluas di dunia dengan kondisi ekstrem serta curah hujan sangat rendah. Situasi tersebut menjadikan proses penghijauan gurun di Arab Saudi sebagai tantangan besar dalam skala nasional.

Kendati demikian, Arab Saudi menargetkan penanaman sepuluh miliar pohon melalui inisiatif lingkungan jangka panjang. Hingga Juli 2025, lebih dari 151 juta pohon telah ditanam dan sekitar 500.000 hektar lahan direhabilitasi menuju target 2030.

Baca juga: Pakai Sandal Sejauh 250 Km, Diego Yanuar Taklukkan Marathon de Sables di Gurun Sahara

Jadi Warginet, fenomena gurun di Arab Saudi hijau bukan sekadar perubahan visual, melainkan hasil pembelajaran panjang mengenai ketahanan lingkungan. Upaya ini memperlihatkan bahwa masa depan wilayah gurun sangat bergantung pada vegetasi, pengelolaan air, hingga lahan yang berkelanjutan.

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.