Beranda Ini Alasan Mengapa Orang Sunda Suka Makanan Pedas
ADVERTISEMENT

Ini Alasan Mengapa Orang Sunda Suka Makanan Pedas

8 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Ini Alasan Mengapa Orang Sunda Suka Makanan Pedas. (Source: Pixabay/@sharonang)

Orang Sunda dikenal sebagai masyarakat yang sangat menyukai makanan pedas. Hal ini tentu dipengaruhi oleh beberapa faktor yang menjadi penyebabnya.

Bicara soal kuliner Nusantara, orang Sunda dikenal memiliki ciri khas yang kuat dalam pilihan rasa. Dari aneka lalapan segar, sambal beragam jenis, hingga jajanan khas di warung kaki lima, semuanya tak lepas dari cita rasa pedas.

Bagi sebagian besar masyarakat Sunda, makan tanpa sambal seolah ada yang kurang. Bahkan, dalam banyak tradisi kuliner Sunda, makanan pedas bukan hanya pelengkap, melainkan sudah menjadi bagian dari identitas budaya.

Kecintaan orang Sunda terhadap makanan pedas tentu bukan kebetulan semata. Ada faktor budaya, iklim, hingga ketersediaan bahan yang membuat masyarakat Jawa Barat begitu lekat dengan sambal dan rasa pedas.

Tak heran jika kuliner khas Sunda selalu menghadirkan rasa yang segar, pedas, sekaligus menggugah selera, sehingga mudah diterima tidak hanya oleh masyarakat lokal, tetapi juga oleh pecinta kuliner dari berbagai daerah.

Baca Juga: Mengenal Jeruk Garut, Si Lokal yang Pernah Jaya hingga Belanda

Faktor Orang Sunda Suka Makanan Pedas 

1. Faktor Iklim dan Kenyamanan Tubuh

Daerah Jawa Barat, termasuk wilayah Sunda, memiliki iklim yang relatif sejuk di beberapa daerah. Makanan pedas mampu memberikan efek menghangatkan tubuh, sehingga cocok dikonsumsi di cuaca yang cenderung dingin atau sejuk.

2. Tradisi Kuliner dan Budaya Keturunan

Dalam tradisi kuliner sunda, sambal hampir menjadi pelengkap wajib dalam hampir setiap hidangan, menandakan bahwa cita rasa pedas telah melekat secara budaya dalam masyarakat. Banyak resep tradisional diwariskan secara turun-temurun, termasuk penggunaan bumbu pedas sebagai bagian penting dari masakan sehari-hari.

3. Ketersediaan Bahan Lokal

Daerah Jawa Barat kaya akan roduk agrarisnya, memungkinkan produksi cabe-cabean dan rempah-rempah pedas dalam skala luas. Ini menjadikan bahan pedas yang mudah didapat dan murah, menguatkan kesukaan masyarakat Sunda pada masakan pedas.

Baca Juga: Bukan Hanya Dodol, Ini 8 Rekomendasi Oleh-Oleh Garut yang Wajib Diborong!

4. Peningkatan Nafsu Makan

Rasa pedas dapat meningkatkan nafsu makan, sehingga hidangan pedas menjadi populer di kalangan masyarakat. Efek ini menjadikan makanan pedas disukai, terutama saat waktu makan.

5. Pengaruh Sosial dan Media

Perkembangan industri kuliner dan pariwisata di wilayah seperti Bandung dan Garut turut mempopulerkan jajanan pedas dari kuliner Sunda. Tidak sedikit content creator yang mengulas makan-makanan khas Jawa Barat dengan cita rasanya yang berbeda, sehingga baik secara langsung dan tidak langsung, mereka dengan aktif mempromosikan kuliner khas Sunda ini.

Kecintaan orang Sunda terhadap makanan pedas bukan semata karena tren, tetapi merupakan hasil dari perpaduan iklim, budaya, ketersediaan bahan, pengaruh sosial, dan efek pada nafsu makan. Hingga saat ini, makanan pedas menjadi daya tarik dan menkadi ciri khas utama bagi orang Sunda.

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.