Beranda Kenapa Memencet Bubble Wrap Terasa Puas? Ini Efeknya
ADVERTISEMENT

Kenapa Memencet Bubble Wrap Terasa Puas? Ini Efeknya

10 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Kenapa Memencet Bubble Wrap Terasa Puas? Ini Efeknya, Source: Freepik

Memencet bubble wrap ternyata memberi efek psikologis pada tubuh, mulai dari meredakan stres hingga meningkatkan fokus secara alami.

Memencet bubble wrap sering dianggap sebagai kebiasaan kecil yang dilakukan secara iseng ketika menerima paket atau barang kiriman. Namun di balik suara letupannya yang kecil, aktivitas sederhana ini ternyata memicu respons psikologis yang membuat tubuh terasa lebih rileks sekaligus tetap waspada.

Baca juga: Puasa Ajarkan Hemat, Tapi Perilaku Konsumtif Bikin Pengeluaran Naik

Mengapa Bubble Wrap Menenangkan

Awalnya bubble wrap dikembangkan sebagai bahan pelapis dinding sebelum dikenal luas sebagai pelindung barang yang berpotensi pecah belah saat pengiriman. Meskipun begitu, banyak orang lebih mengenalnya karena sensasi menyenangkan saat gelembung udaranya dipencet hingga mengeluarkan bunyi “pop”.

Melansir dari The Cut, psikolog Kathleen Dillon pernah meneliti efek memencet bubble wrap pada awal tahun 1990-an. Hasilnya menunjukkan bahwa orang yang melakukan aktivitas ini merasa lebih tenang, tetapi tetap memiliki tingkat kewaspadaan yang baik dibandingkan mereka yang tidak melakukannya.

Manfaat Memencet Bubble Wrap

Secara psikologis, memencet bubble wrap dapat memberikan beberapa manfaat bagi kondisi mental seseorang. Aktivitas kecil tersebut melibatkan gerakan berulang yang mendorong stimulasi sensorik, sehingga dapat membantu tubuh melepaskan ketegangan serta membuat pikiran terasa lebih ringan.

Berikut sejumlah manfaat yang bisa dirasakan Warginet saat memencet bubble wrap:

  • Ketegangan hilang

Gelembung udara pada bubble wrap menyimpan tekanan kecil di dalamnya. Saat dipencet, tekanan tersebut dilepaskan sehingga memberikan sensasi lega dan menciptakan perasaan seolah tubuh berhasil melepaskan beban yang sebelumnya terpendam.

  • Otak terangsang lewat suara dan sentuhan

Bunyi letupan kecil, sensasi di ujung jari, hingga perubahan visual saat gelembung pecah memberikan rangsangan multisensori. Rangsangan tersebut dapat menyulut pelepasan dopamin yang berhubungan dengan rasa senang dan kepuasan.

  • Stres mereda

Aktivitas menekan bubble wrap dapat menjadi distraksi singkat dari tekanan sehari-hari. Pikiran yang sebelumnya tertuju pada masalah bisa sejenak beralih sehingga tingkat stres terasa lebih ringan meskipun hanya dalam waktu yang singkat.

  • Memberi rasa puas

Setiap bunyi “pop” memberikan hasil langsung tanpa harus menunggu proses yang panjang. Hal itu menciptakan sensasi pencapaian kecil yang mampu menimbulkan rasa puas secara instan dalam aktivitas sederhana.

  • Sensorik lebih terstimulasi

Kegiatan ini melibatkan beberapa indra sekaligus, seperti sentuhan, suara, hingga penglihatan. Kombinasi rangsangan tersebut dapat membantu otak lebih fokus sekaligus memberikan efek menenangkan bagi pikiran.

Baca juga: Merelaksasikan Diri dengan Teknik Pernapasan 4-7-8 yang Efektif Memberikan Ketenangan Pikiran

Jadi Warginet, meskipun terlihat sepele, menekan bubble wrap ternyata merupakan cara alami tubuh untuk meredakan stres serta menenangkan pikiran. Aktivitas sederhana ini juga dapat membantu meningkatkan fokus sekaligus memberikan sensasi puas yang membuat banyak orang sulit berhenti mencobanya.

 

Sumber: CNN Indonesia

ADVERTISEMENT

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.