Beranda Kisah Penembakan Anggota Masyumi di Rancaekek Tahun 1953

Kisah Penembakan Anggota Masyumi di Rancaekek Tahun 1953

3 bulan yang lalu - waktu baca 1 menit
Ilustrasi : Troppen Museum

Anggota Masyumi Jawa Barat, Mansur bin H. Abdurrahman yang juga merupakan ketua Masyumi di Desa Linggar, Rancaekek, Kabupaten Bandung diserang oleh anggota geng pada pukul 8 malam pada 8 September 1953. Mansur dimata-matai oleh penembak jitu yang menembaknya hingga tewas dari jarak 750 meter.

Penyerangan ini tidak hanya terjadi pada satu anggota saja, anggota Masyumi lainnya yakni Sukardi bin Istihory yang merupakan warga Kampung Cangkuang, Rancacekek juga diserang di hari yang sama pada pukul 7 malam ketika ia pulang dari masjid. Anggota geng ini menyerang rumahnya.

Dua orang anggota geng mendatangi rumah Sukardi dan melihat Sukardi yang baru saja pulang dari mesjid. Kedua orang tersebut menyerang Sukardi. Aksi penyeranga ini disaksikan oleh istrinya Sukardi yang sedang hamil.

Saat istrinya Sukardi berusaha mengamankan suaminya dari dua orang tersebut, salah satu dari anggota geng tersebut menembak Sukardi di depan istrinya hingga tewas. Setelah diselidiki ternyata para geng yang melakukan penyerangan dan pembunuhan terhadap dua anggota Masyumi tersebut adalah Pasukan Sukarela , Pagar Desa.

 

 

 

 

Sumber : de Preangerbode 1953

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.