Beranda Mengulik Titik 0 Kilometer Garut Sejak Era Limbangan 1813
ADVERTISEMENT

Mengulik Titik 0 Kilometer Garut Sejak Era Limbangan 1813

2 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Mengulik Titik 0 Kilometer Garut Sejak Era Limbangan 1813, Source: Hakim Ghani/detikJabar dan Instagram @17rickywarandika

Titik 0 kilometer Garut menyimpan sejarah penting sejak pembentukan Kabupaten Limbangan pada tahun 1813 dan menjadi penanda awal pusat pemerintahan Garut.

Sejak awal 1800-an, Kabupaten Garut telah memiliki titik awal penghitungan jarak wilayah yang saat ini dikenal sebagai titik 0 kilometer Garut. Penanda tersebut berhubungan erat dengan proses pemindahan ibu kota Kabupaten Limbangan ke wilayah Garut.

Baca juga: Bus Wisata Sonagar Tawarkan Cara Unik Menikmati Keindahan Kota Garut

Lokasi Titik 0 Garut

Titik 0 kilometer Garut berada di sudut Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat, tidak jauh dari Alun-alun Garut. Di lokasi tersebut berdiri tugu kecil tepat di depan kantor Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kabupaten Garut.

Tugu tersebut berjarak sekitar 100 meter ke arah tenggara dari pusat kawasan Alun-alun Garut. Kehadirannya menjadi penanda resmi jarak wilayah sekaligus sebagai simbol historis perkembangan pusat pemerintahan Kabupaten Garut sejak awal berdirinya.

Penanda Jarak Kabupaten Garut

Pada sisi kiri tugu terdapat tulisan dengan nama TSM 58 yang menandakan bahwa jarak untuk menuju ke Tasikmalaya sekitar 58 kilometer. Sementara itu, di sisi kanan tertulis BDG 63 yang menunjukkan bahwa jarak dari Kabupaten Garut ke Bandung sekitar 63 kilometer.

Bagian tengah tugu bertuliskan GRT 0 yang merupakan simbol titik awal penghitungan jarak wilayah Kabupaten Garut. Meskipun tampil sederhana dengan warna krem, merah, dan putih, tugu tersebut memiliki nilai sejarah yang penting bagi masyarakat Garut.

Sejarah Awal Kabupaten Garut

Mengutip dari detik.com, Warjita sebagai sejarawan Garut menyebut bahwa titik nol ini sudah ada sejak awal 1800-an. Titik tersebut berkaitan dengan pembangunan ibu kota Kabupaten Limbangan pada tahun 1813, saat pusat pemerintahan mulai dipindahkan ke wilayah Garut.

Bupati pertama RAA Adiwijaya membentuk tim untuk menentukan lokasi ibu kota baru Kabupaten Limbangan. Berdasarkan catatan resmi Pemerintah Kabupaten Garut, perubahan nama Limbangan menjadi Garut terjadi pada tahun 1931, lewat keputusan dari pemerintah Hindia Belanda.

Baca juga: Fakta Menarik Tentang Garut yang Harus Kamu Tahu

Jadi Warginet, titik 0 kilometer Garut bukan hanya sebagai penanda jarak, melainkan menjadi simbol awal perjalanan sejarah kabupaten ini. Dengan mendalami sejarah Garut dapat membantu kita untuk menghargai jejak para pendiri yang membangun identitas daerah hingga berkembang seperti sekarang.

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.