Beranda Nobar Film Pesta Babi Dipersoalkan, Apa Tanggapan Puan Maharani?
ADVERTISEMENT

Nobar Film Pesta Babi Dipersoalkan, Apa Tanggapan Puan Maharani?

1 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Nobar Film Pesta Babi Dipersoalkan, Apa Tanggapan Puan Maharani?, Source: tirto.id/Nabila Ramadhanty Putri Darmadi & Instagram/@lbh_manado

Puan Maharani merespons polemik nobar film Pesta Babi dan menyebut DPR akan menindaklanjuti persoalan tersebut melalui komisi terkait di parlemen nantinya.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Puan Maharani, merespons polemik pelarangan kegiatan nonton bareng atau nobar film dokumenter Pesta Babi di sejumlah daerah. Puan menyebut DPR akan menindaklanjuti persoalan tersebut melalui komisi terkait di parlemen.

Baca juga: 30 Maret Jadi Momentum Hari Film Nasional dan Sejarah Perfilman Indonesia

Polemik Film Pesta Babi

Melansir dari Tirto.id, Puan Maharani menyampaikan pernyataan tersebut usai menghadiri rapat paripurna pembukaan masa sidang DPR, Selasa, (12/5/2026). Menurutnya, judul maupun isi film dokumenter Pesta Babi dinilai sensitif sehingga perlu diantisipasi apabila berpotensi memunculkan dampak di masyarakat.

Puan mengaku belum mengetahui secara langsung isi film dokumenter tersebut. Meski begitu, DPR disebut akan meminta komisi terkait untuk mencari penjelasan mengenai polemik pelarangan nobar film Pesta Babi di sejumlah daerah.

Polemik pelarangan film dokumenter ini juga kembali memunculkan perdebatan soal kebebasan berekspresi dan ruang diskusi publik di Indonesia. Isu tersebut menjadi sorotan karena berkaitan dengan upaya menjaga ketertiban masyarakat dan hak menyampaikan pendapat di ruang publik.

Alasan Pelarangan Nobar

Komando Distrik Militer (Kodim) 1501/Ternate, Jani Setiadi menyebut langkah antisipatif dilakukan karena kegiatan nobar dan diskusi film Pesta Babi dinilai berpotensi memicu keresahan masyarakat. Aparat juga mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam menyikapi agenda tersebut.

Pihak Kodim 1501/Ternate mengaku telah berkoordinasi dengan Kepolisian Resor (Polres) Ternate sebelum mengambil langkah antisipatif. Berdasarkan hasil pengecekan, kegiatan nobar disebut belum mengantongi izin resmi dari kepolisian setempat.

Selain persoalan izin, aparat juga menyoroti penggunaan judul film dan spanduk bertuliskan Pesta Babi yang dianggap sensitif di tengah masyarakat majemuk Kota Ternate. Aparat menegaskan kegiatan diskusi tetap diperbolehkan selama berjalan sesuai prosedur dan tidak memunculkan potensi konflik sosial di tengah masyarakat.

Baca juga: Silaturahmi Penggiat Film: Mahasiswa Garut Gelar Screening & Diskusi Film "Saoskopi" dan "Lalu"

Nah Warginet, polemik nobar film Pesta Babi saat ini menjadi perhatian banyak pihak karena berkaitan dengan kebebasan berdiskusi dan situasi masyarakat. Perdebatan mengenai batas kebebasan berekspresi dan upaya menjaga ketertiban diperkirakan masih akan terus menjadi sorotan publik.

ADVERTISEMENT

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.