Beranda Sains hingga Teknologi, Ini 7 Penemuan Orang Indonesia yang Diakui Dunia
ADVERTISEMENT

Sains hingga Teknologi, Ini 7 Penemuan Orang Indonesia yang Diakui Dunia

3 jam yang lalu - waktu baca 4 menit
Sains hingga Teknologi, Ini 7 Penemuan Orang Indonesia yang Diakui Dunia (Source:freeik)

Semua negara maju akan saling bersaing untuk mengembangkan inovasi sains dan teknologinya. Seperti Indonesia, kala itu dunia penerbangan dikuasai oleh BJ Habibie. 

Indonesia banyak memiliki ilmuwan yang penemuannya sudah diakui dunia. Seperti penemuan jumlah kromosom, manusia yang berjumlah 23 pasang itu adalah hasil temuan oraang Indonesia. Yang sebelumnya jumlah kromosom manusia berjumlah 24 pasang.

Namun, ilmuwan Indonesia menemukan dan menyelidiki penelitian kromosom dengan teknik yang baik. Sehingga menghasilkan kebenaran baru bahwa kromosom manusia berjumlah 23 pasang. 

Itu hanya contoh salah satunya, terdapat beberapa ilmuwan lain sudah berdampak sampai dunia yang menciptakan inovasi sains dan teknologinya. Berikut beberapa temuan lain yang ditemukan oleh Indonesia dan diakui dunia. 

Baca juga: Mengenal Cabai Palurah IPB, Jadi Cabai yang Super Pedas!

1. Dunia Penerbangan oleh BJ Habibie Pesawat Gatotkaca N-250 

Penemuan pesawat Gatotkaca N-250 ini dibuat oleh Presiden RI ke-3 BJ Habibie bersama dengan PT Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) tahun 1990. BJ Habibie yang membuat dan merancang prototipe pesawat N-250 dengan harapan pesawat itu dapat terbang dan menghubungi setiap daerah kepulauan di Indonesia.

Pesawat ini dapat terbang dalam kecepatan maksimum hingga 610km/jam, menjelajah di ketinggian 25.000 kaki, dan jarak tempuh mencapai 2040 km. Dan sekarang pesawat ini di Museum kan di Pusat TNI AU Dirgantara Mandala Yogyakarta sebagai aset sejarah. 

Selain itu, BJ Habibie juga berhasil menemukan Teori Crack Propagation, yang dapat mengkalkulasi keretakan pada badan pesawat terbang yang disebabkan oleh kelelahan atau fatigue pada tahun 1960. BJ Habibie juga berhasil meringankan bobot pesawat kosong, tanpa berat penumpang dan bahan bakar, hingga 10 persen dari sebelumnya.

2. Pondasi Cakar Ayam 

Prof Ir Sedyatmo Dr HC adalah orang yang pertama kali menemukan pondasi cakar ayam. Pondasi ini menjadi inovasi bidang arsitektur karena tidak memerlukan sistem drainase dan memiliki daya topang bangunan yang kuat (dapat mencapai hingga 600 ton per kolom).

Pondasi cakar ayam ini sudah dipakai dan banyak diterapkan di berbagai proyek pembangunan. Seperti salahs atunya Jalan Tol Palembang Indralaya, runway di Bandara Soekarno Hatta, Jalan akses Pluit Cikarang dan lainnya. Pondasi ini telah diakui oleh 40 negara di dunia. 

3. Rumus Matematika Perminyakan

Kali ini datang dari seorang dari alumni Teknik Penerbangan ITB tahun 1993 yaitu Dr Yogi Ahmad Erlangga yang menyelesaikan persamaan Helmholtz menggunakan matematika numerik secara robust. 

Persamaan Helmholtz yang digunakan dalam pemrosesan data seismik menjadi seratus kali lebih cepat. Hal ini menjadi angin segar bagi perusahaan minyak. 

4. Teknologi Sosrobahu 

Karya yang ditemukan oleh Ir. Tjokorda Raka Sukawati. Terinspirasi dari hidrolik mobil saat Tjokorda sedang dongkrak yang digunakan untuk mengangkat mobil ternyata dapat membuat badan mobil berputar karena sumbu batangnya.

Setelah itu ia memulai membuat percobaan awal menggunakan silinder bergaris 20 cm, yang berfungsi sebagai dongkrak hidrolis dengan beban 80 ton. 

Tjokorda terus menyempurnakan penelitiannya dengan menggabungkan Hukum Pascal pada beberapa parameter yang kemudian disebut sebagai rumus Sukawati. Akhirnya, Tjokorda berhasil menyempurnakan rancangannya yang dinamai Landasan Putar Bebas Hambatan (LBPH).

Dikutip dari inlah.com, Presiden Soeharto turut ikut menyaksikan uji coba LBPH dan memberinya nama Teknologi Sosrobahu yang diambil dari sisipan cerita Mahabarata. Bahkan temuan Tjokorda ini juga digunakan oleh insinyur Amerika Serikat untuk membangun jembatan di Seattle.

5. Kompor Biomassa 

Muhammad Nurhuda adalah orang yang membuat kompor ramah lingkungan (biomassa). ia juga berhasi mengembangkan Rancang Bangun Pilot Plant Gasifikasi Sampah menjadi Syngas untuk Alternatif Pembangkit Energi listrik yang Ramah Lingkungan. Rancangan tersebut menghasilkan kurang dari batas minimum WHO. 

Muhammad Nurhuda, seorang dosen Universitas Brawijaya Malang, yang mulai mengembangkan inovasinya pada tahun 2008. Meskipun demikian, konsep awal kompor biomassa sudah ada sebelumnya dan berevolusi seiring waktu. Penemuan Nurhuda adalah versi yang lebih canggih, yang dapat menggunakan bahan bakar dari kayu cacahan, pelet kayu, limbah sawit, dan butiran kayu secara efisien. 

Baca juga: Inovasi Ahli IT Asal Garut Buka Akses Ekspor Produk Lokal ke Eropa

6. Panser Anoa 

Panser Anoa adalah kendaraan militer lapis baja buatan PT Pindad (Persero), Indonesia. Panser anoa ini pertama kali dikembangkan pada tahun 2003. Panser Anoa dikembangkan dan diproduksi oleh PT Pindad (Persero), sebuah perusahaan industri pertahanan milik negara Indonesia yang berbasis di Bandung, Jawa Barat. 

Pengembangan Panser Anoa dimulai sebagai respons terhadap embargo militer Amerika Serikat pada awal tahun 2000-an, yang mendorong Indonesia untuk mengembangkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) secara mandiri. 

Jadi, panser Anoa adalah pencapaian industri pertahanan nasional Indonesia yang melibatkan kolaborasi antara PT Pindad, TNI, dan dukungan pemerintah, bukan hasil karya satu orang penemu.

Pada 8 Februari 2016, ia memulai pelatihan internasional pertama untuk penanganan kanker di Warsawa, Polandia. Selain itu, Dr Warsito Purwo Taruno juga penemu alat pemindai berbasis medan listrik yang sangat bermanfaat bagi bidang medis dan industri. 

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.