Beranda Sejarah Kerajaan Sukapura

Sejarah Kerajaan Sukapura

4 bulan yang lalu - waktu baca 2 menit

Kerajaan Sukapura, yang dahulu berlokasi di Manonjaya, Tasikmalaya, memiliki sejarah yang panjang dan erat kaitannya dengan Kabupaten Tasikmalaya. Sebelum bernama Tasikmalaya, wilayah ini dikenal dengan nama Sukapura. Awal berdirinya kerajaan ini berhubungan dengan peperangan antara Dipati Ukur dan Raden Wirawangsa, seorang tokoh yang setia kepada Kerajaan Mataram.

Kerajaan Sukapara awalnya merupakan sebuah umbul bernama Umbul Sukakerta yang beribukota di Dayeuh Tengah. Sebagai umbul, Sukakerta berada di bawah kekuasaan Kerajaan Mataram dan di pimpin oleh seorang kepala daerah bernama Raden Wirawangsa.

Pada masa pemerintahan Sultan Agung dari Mataram, Dipati Ukur diperintahkan untuk menyerang Batavia bersama pasukan Mataram yang dipimpin oleh Tumenggung Bahurekso. Dalam pertempuran ini, Dipati Ukur membawa sembilan umbul di bawah komandonya, termasuk Umbul Sukakerta yang dipimpin oleh Raden Wirawangsa.

Namun, usaha Dipati Ukur untuk menaklukan Batavia gagal. Setelah kekalahan ini, Dipati Ukur bersama sebagian pasukannya melarikan diri ke Gunung Pongporang di utara Bandung. Tindakannya dianggap sebagai bentuk pemberontakan terhadap Kerajaan Mataram, sehingga Sultan Agung memerintahkan penangkapan terhadap Dipati Ukur.

Untuk menangkap Dipati Ukur, Sultan Agung memberikan tugas kepada Raden Wirawangsa. Dengan setia, Raden Wirawangsa menjalankan perintah dari Mataram dan berhasil menumpas pemberontakan yang dilakukan oleh Dipati Ukur beserta para pengikutnya. Atas jasanya, Sultan Agung memberikan gelar kehormatan kepada Raden Wirawangsa, yaitu Raden Tumenggung Wiradadaha. Ia diangkat sebagai Bupati pertama Sukapura, yang wilayahnya meliputi 300 desa dan 12 kewedanaan.

Pengangkatan Raden Wirawangsa sebagai Bupati Sukapura di kukuhkan dalam Piagam Mataram.

Isi Piagam mataram

Penget Serat Piagem Ingsoen Soeltan Kagadoej Dening Ki Ngabehi Wirawangsa Kang Satija Maring Ingsoen Soen Djenengaken Mantra Agoeng Boepati Soekapoera, Wedana Kalih Welas Desane Wong Tigang Ikoe Kang Kaweret Dening ki Wadana serta Soen Titipaken Ngoelon Ing Banten Ngalor Ing Tjirebon, Adja Na Kang Ngaribiroe Sakare, Titi Serat Piagem, Kang Anoerat Dina Senen Tanggal Ping Sanga Sasi Moekaram Taoen Djim Akir, Kang Anoerat Abdaning Ratoe Poen Nitisastra (Kutipan dari Sunardjo yang pada saat itu dengan piagam sultan (Mataram) mengangkat Ngabehi Wirawangsa yang setia kepada Sultan menjadi Mantra Agung Bupati Sukapura yang membawahi 12 kepala desa dengan 300 penduduk jiwa).

Berikut raja dan bupati Swapraja yang pernah memerintah Sukapura:

1. Wiradedaha I (1641)

2. Wiradedaha II (1674)

3. Anggadipa Wiradedaha III (1674-1726)

4. Wiradedaha IV ( 1726-1745)

5. Satjapati (1745-1747)

6. Wiradedaha V (1747-1765)

7. Jayamenggala (1765-1807)

8. Demang Anggadipa (1807-1813)

9. Suryalaga (1813-1814)

10. Wiradedaha VI (1814-1828)

11. Wiratanubaja I (1828-1835)

12. Wiratanubaja II (1835-1854)

13. Adipati Wiradedaha VII (1854-1874)

14. Wirahadiningrat (1874-1906)

15. Aria Prawiradiningrat (1906-1908)

16. Wiratanudiningrat (1908-1925)

 

Seiring dengan berjalannya waktu, Kerajaan Sukapura berubah menjadi Kabupaten Tasikmalaya.


Ditulis oleh : Zahra Nisrina

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.