Sentimen Istilah "Anak Kabupaten" Dalam Sosial Media
Saat ini jagat dunia maya sedang diramaikan oleh istilah “ anak kabupaten”, istilah ini ramai digunakan oleh Generasi Z untuk melabeli orang-orang yang tidak memahami dunia fashion dan dianggap tidak melek fashion. Namun, penggunaan istilah “anak Kabupaten” ini merambat dan digunakan untuk melabeli banyak hal.
Istilah “anak kabupaten” kemudian menciptakan hierarki di mana anak kabupaten tidak lebih baik daripada anak kota. Sehingga istilah anak kabupaten ini merujuk pada inferioritas dan anak kabupaten menjadi sebuah steorotype yang condong ke arah yang negatif.
Namun, kenapa menggunakan kata “anak kabupaten” menjadi steorotype yang negatif? Mengapa anak kabupaten disebutkan sebagai anak yang kurang pergaulan dan segala hal yang negatif berkaitan dengan anak kabupaten? Bukankah hal negatif juga dilakukan oleh anak kota?
Sentimen “Anak Kabupaten” ini dirasa tidak relevan karena menciptakan label baru yang negatif dan memberikan dampak negatif pada anak kabupaten. Label tersebut bisa mengikis rasa percaya diri orang kabupaten, karena label dapat bertahan lama dan sulit untuk dilepaskan.
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.