Beranda Siapa Saja 3 Imuwan Iran yang Mampu Mengubah Dunia?
ADVERTISEMENT

Siapa Saja 3 Imuwan Iran yang Mampu Mengubah Dunia?

2 jam yang lalu - waktu baca 2 menit
Siapa Saja 3 Imuwan Iran yang Mampu Mengubah Dunia? (Souce:Galamedia.news)

Wilayah Iran dikenal dengan banyaknya ilmuwan besar yang dapat mengubah dunia dari segi ilmu pengetahuan. 

Pada zaman keemasan Islam, atau masa Golden Age Islamic Science banyaknya kemajuan pesat dalam dunia kedokteran, sains, matematika, filsafat sampai astronomi. Kemajuan tersebutlah yang berasal dari para ilmuwan Iran. 

Para sarjana ini menulis karya yang menjadi rujukan di berbagai universitas di dunia hingga berabad-abad kemudian. Berikut 3 ilmuwan Iran yang mampu mengubah dunia. 

Baca juga: Iran Dikabarkan Mundur dari Piala Dunia 2026, Ini Alasannya

1. Ibnu Sina 

Siapa yang tak tahu ilmuwan Ibnu Sina. Ia adalah ilmuwan yang sangat berpengaruh dalam dunia sejarah terutama di bidang kedokteran dan filsafat. Ibnu Sina  menulis sekitar 450 karya yang membahas dunia medis. Salah satu yang terkenal adanya "The Canon of Medicine". Hingga sekarang buku tersebut menjadi rujukan yang digunakan di berbagai sekolah kedokteran. 

Selai di bidang kedokteran, Ibnu Sina berkontribusi juga pada bidang astronomi, logika, dan juga filsafat. Pengaruhnya yang begitu besar, ia sampai dijuluki sebagai Prince of Medicine (Pangeran Kedokteran). 

2. Ar-Razi 

Ar Razi dikenal sebagai dokter dan ilmuwan besar yang memberikan terobosan di bidang ilmu medis dan kimia. Pencapaiannya yang paling besar adalah membedakan penyakit cacar dan campak. Yang mana kedua penyakit tersebut sebelumnya dianggap sebagai penyakit yang sama. 

Ia menulis begitu banyak tulisan buku medis seperti Al Hawi, buku tersebut juga menjadi referensi penting di dunia kedokteran sekarang. 

Baca juga: Kenapa Pulau Kharg Jadi Target AS, Ini Peran Pentingnya bagi Iran

3. Al-Biruni 

Al Biruni adalah salah satu tokoh yang serba bisa. Ia memberikan banyak kontribusinya di bidang astronomi, matematika, geografi, hingga bidang farmasi. Metode eskperimen dalam mengukur kepadatan berbagai zat menggunakan timbangan hidrostatik dan menghitung radius bumi melalaui pengamatan ilmiah, adalah salah satu pencapaiannnya. Ia dikenal sebagai pelopor metode ilmiah ilmu alam.

ADVERTISEMENT

Rekomendasi

0 Komentar

Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.