SIJABAT, Layanan Pengantaran Obat UOBK RSUD dr. Slamet yang Kian Diminati
Menunggu obat setelah menjalani pemeriksaan dokter menjadi salah satu tahapan yang sering dialami pasien di rumah sakit. Untuk meningkatkan kenyamanan pasien sekaligus mempercepat pelayanan farmasi, RSUD dr. Slamet Garut bekerja sama dengan PT Pos Indonesia menghadirkan Sistem Jajap Obat (SIJABAT).
SIJABAT merupakan inovasi pelayanan yang dikembangkan mulai 26 Januari 2026 untuk membantu proses penyerahan obat kepada pasien secara lebih efektif dan efisien. Melalui layanan ini, obat yang telah selesai diproses dapat diantarkan langsung ke alamat pasien sehingga pasien tidak perlu menunggu lama untuk mengambil obat di rumah sakit.
Sebagai rumah sakit rujukan utama di Kabupaten Garut, RSUD dr. Slamet melayani jumlah pasien yang cukup besar setiap harinya. Kondisi tersebut menuntut adanya inovasi pelayanan yang mampu menjaga kualitas layanan sekaligus meningkatkan kenyamanan pasien selama mendapatkan pelayanan kesehatan.
Melalui layanan SIJABAT, obat yang telah selesai diproses di Instalasi Farmasi dapat diantarkan ke alamat pasien sesuai mekanisme yang berlaku. Layanan ini dikembangkan sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan farmasi di UOBK RSUD dr. Slamet Garut.
Manfaat layanan tersebut tercermin dari meningkatnya jumlah pengguna SIJABAT. Berdasarkan data penggunaan SIJABAT periode Januari–Mei 2026, pada Januari tercatat sebanyak 77 pengguna. Jumlah tersebut meningkat menjadi 407 pengguna pada Februari, kemudian tercatat 334 pengguna pada Maret. Tren peningkatan kembali terlihat pada April dengan 569 pengguna dan mencapai 597 pengguna pada Mei. Secara keseluruhan, sebanyak 1.984 pasien telah memanfaatkan layanan SIJABAT selama periode Januari hingga Mei 2026.
Berdasarkan mekanisme layanan yang berlaku, pembayaran layanan dilakukan melalui loket petugas Kantor Pos yang tersedia di Instalasi Farmasi UOBK RSUD dr. Slamet. Tarif pengantaran obat melalui layanan SIJABAT sebesar Rp12.000.
Direktur RSUD dr. Slamet Garut, dr. Inge Andriani Heriawan, M.Si., M.K.M., menyampaikan bahwa pengembangan SIJABAT akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Kami ingin SIJABAT terus berkembang sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat. Berbagai pengembangan layanan sedang kami kaji untuk meningkatkan kemudahan dan kualitas pelayanan bagi pasien," ujar dr. Inge.
Menurutnya, berbagai penyempurnaan layanan akan terus dilakukan sebagai bagian dari pengembangan SIJABAT di UOBK RSUD dr. Slamet Garut.
Berdasarkan data penggunaan selama lima bulan pertama tahun 2026, jumlah pengguna SIJABAT meningkat dari 77 pengguna pada Januari menjadi 597 pengguna pada Mei. RSUD dr. Slamet Garut akan terus melakukan pengembangan layanan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Penulis: Sani Hikmah Hasani, S.K.M.
Administrator Kesehatan Ahli Muda RSUD dr. Slamet Garut
0 Komentar
Anda belum bisa berkomentar, Harap masuk terlebih dahulu.